




Netflix akhirnya masuk ke dunia game sepak bola dengan cara yang paling mengejutkan. FIFA World Cup: Launch Edition rilis eksklusif di Netflix Games pada 11 Juni 2026, bertepatan dengan pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 yang nyata. Game ini jadi game FIFA pertama sejak perpisahan legendaris dengan EA Sports yang berlangsung 4 tahun. EA dan FIFA berakhir pada 2022 setelah konflik tentang lisensi dan model bisnis, dan EA akhirnya berganti nama menjadi EA Sports FC.
FIFA World Cup: Launch Edition, a new fast-paced football game, is coming June 11. Only on Netflix Games.
— Netflix (@netflix) June 4, 2026
Experience the rush of FIFA World Cup 2026™, choose your team from a full bracket of 48 nations, and fight all the way to the finals. Play instantly on your TV or computer… pic.twitter.com/oNw7GLhyTE
Sekarang FIFA kembali dengan mitra baru yang nggak biasa. Mereka pilih Netflix Games dan studio pengembangan Delphi Interactive sebagai partner utama. Ini benar-benar perubahan besar dari cara FIFA biasanya merilis game. Game ini dirancang sebagai arcade-style football game yang lebih mudah untuk pemula. Fitur utamanya adalah smartphone bisa jadi controller, jadi kamu nggak perlu beli game controller mahal.
Game ini punya 48 tim dan 1.248 pemain, yang lebih kecil dari FIFA EA yang punya 700+ tim dan 17.000+ pemain. Tapi daya tarik utamanya adalah harga. Game ini gratis untuk semua anggota Netflix, jadi kalian cuma perlu punya subscription Netflix dan ponsel. Nggak perlu beli game Rp 700.000 sampai 1.5 juta seperti EA Sports FC. Rilis di 20+ negara termasuk Indonesia, UK, France, Brazil, dan Australia.
Proyek ini dipimpin oleh mantan otak teknologi FOX Engine dari Metal Gear Solid, yang menambah hype besar di kalangan gamer hardcore. Ini menunjukkan FIFA ingin game berkualitas meski dengan konsep simplified. Tapi ada kontroversi besar yang bikin komunitas gamer khawatir. Studio Delphi Interactive mengklaim mereka menggunakan model yang mengurangi risiko judul dan menurunkan biaya pengembangan. Banyak yang menduga ini berarti menggunakan AI generatif untuk pengembangan game dan itu bikin banyak orang marah.
Baca ini juga :
» Netflix Gandeng Sega untuk Tiga Proyek Adaptasi Besar, dari Sonic sampai Yakuza Siap Hadir dalam Format Baru
» Pemerintah Terapkan SPP-TDLN untuk PPN Transaksi Digital Luar Negeri, Netflix Sampai PUBG kena?
» GTA 6 Bakal Pamer Trailer, Netflix Jadi Tempat Penayangan Perdana
» Developer Game FIFA Netflix PHK 85% Karyawannya, Ada Apa Ya?
» Tidak Disangka, Netflix Dikabarkan Lagi Bikin Live Action Persona!
Gianni Infantino, Presiden FIFA, bilang FIFA sangat senang bermitra dengan Netflix Games dan Delphi Interactive. Tapi review awal masih tipis dan beberapa reviewer bilang game ini pick-up-and-play tapi terlalu simple untuk fan berat FIFA EA.
Kalau kalian gamer FIFA EA lama, apakah kalian bakal coba game Netflix ini atau tetap main EA Sports FC 25? Ini benar-benar pertanyaan besar karena game ini bukan game kompetitif seperti FIFA EA sebelumnya. Tapi untuk fan FIFA yang nunggu 4 tahun, ini tetap jadi kabar baik bahwa nama FIFA kembali ke dunia game. Game ini lebih ke simulasi sepak bola simplified untuk pemula dan casual gamer.
Hal yang jelas, ini adalah momen penting dalam sejarah game sepak bola. FIFA kembali tapi dengan wajah yang berbeda banget. Apakah ini arah yang benar untuk masa depan game FIFA atau cuma eksperimen yang bakal gagal. Kita tunggu saja review penuh dan apakah gamer bakal menerima game ini dengan baik.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Netflix Gandeng Sega untuk Tiga Proyek Adapta...