NEWS

PewDiePie Putuskan Akhiri Family Vlog Demi Privasi Anak, Tuai Pujian dari Netizen

Dimar Haulussy   |   Jumat, 26 Jun 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

YouTuber legendaris PewDiePie resmi mengumumkan bahwa dirinya akan mengakhiri konten family vlog bersama sang istri, Marzia Kjellberg, dan putra mereka, Björn, mulai September 2026. Keputusan tersebut disampaikan langsung melalui video terbaru berjudul "Ending the vlogs" yang diunggah ke kanal YouTube miliknya.

Baca ini juga :

» YouTube Rombak Aturan Monetisasi Mulai 1 Febuari 2027 Bakal lebih Susah?
» Komdigi Sebut YouTube dan Roblox Masih Belum Patuhi PP Tunas
» YouTube Mulai Uji Coba Iklan 90 Detik yang Tidak Bisa Diskip di Smart TV
» Netizen Indonesia Salah Fokus, YouTuber Gadget Jepang Ini Dibilang Mirip Sosok Terkenal
» YouTube Shorts Kini Bisa Dibatasi! Inovasi Baru untuk Kendali Orang Tua

Dalam video tersebut, PewDiePie menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena dirinya mengalami burnout, kehilangan motivasi, atau penurunan jumlah penonton. Alasan utamanya justru karena Björn yang kini hampir berusia tiga tahun mulai sadar akan keberadaan kamera dan semakin sering muncul dalam konten keluarga mereka. PewDiePie merasa sudah saatnya sang anak memiliki ruang privasi yang lebih besar dan tidak terus-menerus terekspos kepada jutaan penonton di internet.

Menurut PewDiePie, vlog yang ia buat selama beberapa tahun terakhir awalnya hanya bertujuan mendokumentasikan kehidupan barunya setelah pindah ke Jepang bersama Marzia. Namun seiring waktu, konten tersebut berkembang menjadi dokumentasi kehidupan keluarga mereka yang diikuti jutaan penggemar dari seluruh dunia.

Ia juga menjelaskan bahwa Björn tetap mungkin sesekali muncul dalam foto atau video tertentu di masa depan. Namun, mereka tidak lagi ingin menjadikan kehidupan sang anak sebagai bagian utama dari konten rutin mereka. PewDiePie menilai keputusan mengenai kehadiran di internet seharusnya bisa dipilih sendiri oleh Björn ketika ia sudah cukup umur untuk memahaminya.

Keputusan ini langsung mendapat respons positif dari komunitas internet. Banyak netizen memuji langkah PewDiePie karena dianggap menempatkan kepentingan dan privasi anak di atas potensi engagement maupun keuntungan dari konten keluarga. Di tengah tren family vlogger yang semakin populer di berbagai platform media sosial, keputusan tersebut dianggap sebagai contoh positif mengenai batasan antara kehidupan pribadi dan konten digital.

Sebagian penggemar bahkan menyebut langkah ini sebagai salah satu keputusan paling dewasa dalam karier PewDiePie. Mereka menilai sang kreator berhasil menunjukkan bahwa tidak semua aspek kehidupan keluarga harus dibagikan kepada publik demi mempertahankan popularitas di internet.

Dengan berakhirnya family vlog pada September nanti, sebuah era baru akan dimulai bagi PewDiePie. Meski demikian, banyak penggemar mengaku mendukung penuh keputusan tersebut karena mengutamakan masa kecil Björn yang lebih normal dan jauh dari sorotan kamera.




TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru