NEWS

CEO Sony Jual Lebih dari Separuh Sahamnya Setelah Pengumuman PlayStation Discless

Adithya Mahesa   |   Kamis, 09 Jul 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

CEO Sony Group, Hiroki Totoki, dilaporkan telah menjual lebih dari separuh kepemilikan saham pribadinya di perusahaan. Langkah ini terungkap melalui dokumen resmi yang diajukan ke United States Securities and Exchange Commission (SEC), hanya dua hari setelah Sony mengumumkan akan menghentikan produksi game fisik PlayStation mulai Januari 2028.

Penjualan saham tersebut langsung menarik perhatian publik karena dilakukan di tengah meningkatnya harga saham Sony usai pengumuman besar mengenai masa depan ekosistem PlayStation.

Berdasarkan dokumen SEC, Hiroki Totoki menjual 225.000 lembar saham Sony pada 3 Juli dengan harga US$21,02 per saham. Dari transaksi tersebut, ia memperoleh sekitar US$4,7 juta atau sekitar Rp76 miliar (kurs saat ini).

Jumlah saham yang dijual itu setara dengan sekitar 56% dari total kepemilikan saham pribadinya di Sony.

Setelah transaksi selesai, Totoki masih tercatat memiliki sekitar 173.250 lembar saham perusahaan.

 

Totoki bukan satu-satunya petinggi Sony yang melakukan transaksi saham pada hari yang sama.

Chief Strategy Officer Sony, Toshimoto Mitomo, juga tercatat menjual 25.000 lembar saham dengan harga yang sama, yakni US$21,02 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar US$525.500 dan mewakili sekitar 18% dari total kepemilikan sahamnya.

Meski dua petinggi perusahaan melakukan aksi jual, harga saham Sony tidak mengalami penurunan signifikan.

Sejak pengumuman mengenai penghentian produksi game fisik PlayStation pada 1 Juli, harga saham Sony justru menunjukkan tren positif.

Hingga beberapa hari setelah transaksi dilakukan, saham Sony diperdagangkan di kisaran US$21,20 per lembar di New York Stock Exchange (NYSE). Secara keseluruhan, nilai saham Sony tercatat naik sekitar 6% dalam delapan hari setelah pengumuman tersebut.

Sony sebelumnya mengumumkan bahwa mulai Januari 2028 seluruh game PlayStation baru hanya akan tersedia dalam format digital, tanpa lagi diproduksi dalam bentuk cakram fisik.

Keputusan ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah PlayStation. Meski banyak pihak telah memprediksi industri akan bergerak ke arah digital, pengumuman tersebut tetap memicu perdebatan di kalangan gamer, khususnya para kolektor yang masih mengandalkan media fisik.

Sebagai bentuk penolakan, sebuah petisi di Change.org bertajuk "Don't Kill the Disc" telah mengumpulkan lebih dari 216.000 tanda tangan. Para pendukung petisi meminta Sony mempertahankan opsi game fisik di masa depan.

Hingga saat ini, Sony belum memberikan pernyataan resmi mengenai aksi jual saham yang dilakukan para eksekutifnya maupun merespons kritik dari komunitas terkait penghentian produksi game fisik.

Baca ini juga :

» Playstation Gelar Diskon Sampai 75%, di Playstation Store
» Cantik Trus Vibenya PS2 Banget, Game Duskfade Rilis Bikin Nostalgia Lagi
» Ghost of Yōtei Complete Edition Resmi Hadir di PS5 pada 1 Oktober 2026
» PlayStation Unjuk Gigi! Konsol dan Aksesori PS5 Marvel's Wolverine Limited Edition Resmi Diumumkan
» Steam Deck Kini Bisa Streaming Game PS5 Tanpa Perlu Punya Konsol

Belum diketahui apakah penjualan saham tersebut merupakan bagian dari strategi investasi pribadi atau memiliki kaitan dengan perubahan besar yang tengah dilakukan Sony terhadap bisnis PlayStation. Namun, waktu pelaksanaannya yang berdekatan dengan pengumuman kebijakan digital-only membuat langkah tersebut menjadi sorotan di kalangan industri dan para investor.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru