NEWS

Gamer Di Reddit Bagikan Inovasi Cartridge Game Steam, Alternatif Kaset Fisik Di Masa Depan?

Archie Gummy   |   Senin, 20 Jul 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Seorang gamer PC di Reddit belum lama ini bikin sistem unik yang bikin game Steam berasa kayak era kaset console lawas, lengkap dengan sensasi colok kaset lalu game langsung jalan tanpa ribet konfigurasi dulu. Ide ini dia sebut sebagai Steam Game Cartridge, dan konsepnya simpel tapi niat banget karena memanfaatkan SSD bekas ukuran 2,5 inci sebagai “kaset” fisik untuk tiap game favoritnya, jadi bukan cuma gimmick tapi benar-benar berfungsi sebagai media penyimpanan game.

Semua berawal dari beberapa SSD 2,5 inci bekas yang dia dapat dengan harga murah, sekitar 128 GB per drive, cukup buat nyimpen satu atau beberapa judul game tergantung ukurannya. SSD itu lalu dikemas dengan casing warna-warni dan label custom, jadi tampak seperti kartrid game generasi lama, tapi isinya adalah game digital modern dari Steam. Di setiap SSD, game benar-benar terinstal di sana, bukan sekadar shortcut, jadi ketika kaset dipasang ke dock, sistem langsung mengenali drive itu sebagai satu “kaset game” mandiri.

Supaya bisa dipakai dengan praktis, dia memanfaatkan kombinasi hardware dan script di sisi software. Secara hardware, sistem ini menggunakan SATA dock sebagai tempat colok SSD, mirip rak HDD eksternal yang biasa dipakai buat backup data. Begitu SSD dipasang, dock akan menghubungkannya ke PC seperti drive biasa. Biar tidak perlu buka Explorer atau klik manual, di dalam SSD sudah disiapkan script yang tugasnya menavigasi Steam ke halaman game terkait, bahkan bisa langsung menjalankan gamenya.

Hal yang bikin sistem ini makin keren adalah otomasi di level sistem operasi. Gamer ini menjalankan setup-nya di Linux dan memanfaatkan protokol URL Steam, sebuah mekanisme resmi dari Valve yang memungkinkan aplikasi atau script memanggil Steam dan membuka halaman game atau langsung launch game lewat link khusus. Di belakang layar, ada systemd template yang bertugas mengecek apakah di SSD ada script yang perlu dijalankan, lalu mengaktifkannya begitu drive terdeteksi. Selain itu, ada juga aturan udev yang menjadi pemicu awal ketika SSD dicolok, sehingga alurnya kurang lebih jadi: colok SSD, event terdeteksi, daemon jalan, script di SSD dipanggil, Steam otomatis membuka atau menjalankan game.

Dari sisi pengalaman pengguna, hasil akhirnya mirip sensasi masukkan kartrid ke console lalu langsung main, tapi di ekosistem PC dan Steam yang fleksibel. Keuntungan lain, koleksi game yang disimpan di kaset SSD ini tidak menghabiskan storage utama di PC, cocok buat gamer yang library Steam-nya sudah gila-gilaan sampai ratusan judul dan ukuran total puluhan atau ratusan gigabyte. Dengan harga SSD bekas yang masih masuk akal, konsep ini juga jadi cara kreatif menghemat ruang sekaligus ngasih identitas fisik ke game-game favorit yang biasanya cuma nongkrong di daftar digital.

Baca ini juga :


» Lupa Memasukkan File? Ukuran Heroes Of Might And Magic 3 Cuma 23,49kb, Gamer Hujat Ubisoft
» Analis Sebut Steam Akan Sulit Dikejar Oleh Epic Games Store, Kok Bisa?
» Xbox Hapus Logo Nintendo, PlayStation dan Steam di End Card Trailer Game Minecraft Dungeons II
» Steam Kasih Diskon Game Kingdom Hearts, Buat Belajar dan Paham Lore
» Promo Game PC Terbesar: Square Enix Summer Sale Resmi Hadir di Steam!

Respon dari komunitas PCMR di Reddit kebanyakan positif dan antusias, banyak yang melihat ide ini sebagai masa depan “game cartridge” di era digital. Ada yang kepikiran memperluasnya ke platform lain seperti GOG, dan ada juga yang mempertanyakan soal update game yang sering berukuran besar. Sang pembuat sistem menjelaskan bahwa kaset SSD ini tidak ditujukan untuk game live service yang rutin dapat patch, melainkan lebih ke judul-judul yang sesekali dia replay, sehingga urusan update bisa dibiarkan ditangani oleh Steam ketika diperlukan. Kalau update datang, dia cukup menunggu prosesnya di sistem utama sebelum kembali menikmati gamenya lewat kaset.

Menariknya, ide ini juga sekaligus menguji seberapa lentur ekosistem Steam ketika library dipindah-pindah dan diperlakukan seperti kumpulan kaset fisik. Pengalaman orang dengan migrasi library Steam ke PC lain kadang memang cukup ribet, sehingga pendekatan ini bisa mengungkap batasan dan potensi masalah baru ketika semakin banyak game dicoba dengan sistem kartrid SSD ini. Meski begitu, sebagai eksperimen dan solusi kreatif buat nostalgia sekaligus efisiensi storage, konsep Steam Game Cartridge ini memadukan rasa retro dengan teknologi modern dengan cara yang jarang kepikiran gamer lain.

Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru