NEWS

Petinggi XBOX Sebut Gamer Terlalu Terobsesi Ke Cerita Di Game, Kenapa Gitu?

Archie Gummy   |   Selasa, 21 Jul 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Baru-baru ini dunia gaming dibuat heboh oleh pernyataan kontroversial dari Matt Booty, sang Chief Content Officer di Xbox, yang menyebut kalau gamer terlalu terobsesi dengan game single player. Pernyataan ini langsung memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, terutama para pemain yang merasa bahwa game single player justru menawarkan pengalaman terbaik yang bisa didapatkan di industri ini.

Banyak yang berspekulasi bahwa komentar ini muncul karena game single player memang lebih sulit dimonetisasi dibandingkan game multiplayer atau live service yang bisa terus menghasilkan uang dari microtransaction dan battle pass. Para gamer berpendapat bahwa perusahaan besar seperti Microsoft lebih tertarik pada model bisnis yang bisa menghasilkan pendapatan berulang, bukan pada kualitas pengalaman bermain yang ditawarkan kepada konsumen.

Reaksi dari komunitas gaming pun sangat beragam, mulai dari yang sinis sampai yang memang setuju dengan argumen bahwa industri perlu diversifikasi. Ada yang berkomentar bahwa game single player adalah raja karena fokus pada cerita, karakter, dan pengalaman yang mendalam tanpa gangguan dari pemain lain. Sementara itu, beberapa pihak juga menyoroti bahwa game multiplayer sering kali diwarnai masalah seperti cheating, toxic behavior, dan desain yang lebih mengutamakan profit daripada kepuasan pemain.

Baca ini juga :


» Harga Xbox Cloud Gaming Resmi Diumumkan, Paket Termurah Setara Harga Nasi Padang
» Xbox Batasi Jam Cloud Gaming Mulai November, Layanan yang Dulu Unlimited Kini Punya Kuota
» Awal Rilis Gemilang, Kini Player Forza Horizon Merosot Tajam! Kenapa Bisa?
» Xbox Bikin Sony Ketar-Ketir? PS Dirumorkan Pertimbangkan Tunda Rencana Full Digital
» Xbox Umumkan Fitur Disc-to-Digital, Game Fisik Kini Bisa Punya Versi Digital

Dalam konteks yang lebih luas, pernyataan ini juga menyoroti ketegangan antara preferensi pemain dan strategi bisnis perusahaan gaming. Banyak gamer merasa bahwa mereka dipaksa untuk mengikuti tren live service yang belum tentu mereka sukai, sementara developer dan publisher terus mendorong model ini karena potensi keuntungannya yang besar. Hal ini memicu perdebatan tentang arah industri gaming ke depan, apakah akan terus mengejar monetisasi atau kembali fokus pada pengalaman bermain yang autentik.

Komentar Matt Booty sendiri sebenarnya sedikit lebih nuanced, di mana dia mengatakan bahwa tidak ada larangan untuk membuat game single player, tapi sebaiknya tidak terlalu terpaku pada genre itu saja. Namun, pesan ini tetap dianggap provokatif karena seolah-olah merendahkan preferensi mayoritas gamer yang memang lebih menikmati pengalaman bermain sendiri.

Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru