NEWS

Qualcomm Naikkan Harga Chipset Hingga Dua Digit per September 2026

Misbachuddin   |   Senin, 27 Jul 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Tren kenaikan harga hardware di tahun 2026 dipastikan belum mereda. Salah satu raksasa produsen semikonduktor terbesar di dunia, Qualcomm, dilaporkan telah memberi tahu para pelanggan bisnisnya bahwa harga chipset yang dikirim mulai 1 September 2026 akan naik hingga dua digit (minimal 10%).

Laporan ini pertama kali diungkap oleh Bloomberg dan dikonfirmasi oleh berbagai media teknologi global seperti Reuters, The Verge, serta PCMag.


Apa Penyebab Utama Kenaikan Ini?


Secara internal, Qualcomm menyatakan bahwa langkah ini diambil karena perusahaan sudah tidak mampu lagi "menyerap" tingginya lonjakan biaya operasional dari para pemasok (suppliers).


Ada dua faktor utama di balik keputusan ini:

Baca ini juga :

» Game Indie Lokal Nominasi The Game Awards, A Space for the Unbound Mampir ke Android!
» Review Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Tablet Android Rasa Laptop dengan Fitur AI dan WPS Office PC-Level
» Data Pengguna T1 Phone Bocor, Trump Mobile Malah Blunder Hadapi Krisis PR
» Lenovo Yoga Tab Segera Meluncur di Indonesia: Tablet AI Ringan untuk Kreativitas Tanpa Batas
» POCO X8 Pro Series Siap Gebrak Indonesia 2 April 2026: Definisi Performa "Rata Kanan"!

  • Krisis Komponen & Memori Global: Industri teknologi saat ini masih terhimpit krisis pasokan RAM dan penyimpanan (storage), yang mendorong kenaikan harga komponen pendukung di seluruh rantai pasok semikonduktor.
  • Biaya Fabrikasi Node Canggih: Pengembangan arsitektur kustom (seperti inti Oryon) serta fabrikasi node 3nm/2nm di TSMC memerlukan investasi yang jauh lebih besar dibanding generasi sebelumnya.

Siapa Saja yang Akan Terdampak?


Kenaikan harga chipset ini akan memberikan efek domino pada berbagai lini perangkat elektronik yang bakal rilis di akhir tahun 2026 hingga 2027:


  1. Smartphone Flagship & Mid-Range: Smartphone kelas atas yang mengandalkan chipset kelas premium seperti lini Snapdragon 8 Elite / Gen series berpotensi mengalami kenaikan harga jual $50 hingga $100 per unit. Jika vendor tidak ingin menaikkan harga, opsi pahit lainnya adalah melakukan downgrade pada spesifikasi lain seperti kamera atau layar.
  2. Laptop Windows on ARM: Sebelumnya, Qualcomm sempat menjanjikan hadirnya laptop Windows bertenaga Snapdragon C di kisaran harga terjangkau $300โ€“$500. Dengan adanya kenaikan harga ini, laptop murah tersebut kemungkinan besar akan terdorong ke batas atas rentang harga tersebut, atau bahkan melebihinya.
  3. Perangkat Gaming & VR: Ekosistem mobile gaming dan perangkat portabel ikut terkena dampaknya. Perangkat seperti headset VR Steam Frame dari Valve (yang menggunakan chip Qualcomm) hingga handheld gaming PC berbasis ARM terancam meluncur dengan harga perdana yang lebih mahal dari estimasi awal.

Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru