




NVIDIA baru saja meluncurkan generasi terbaru dari teknologi pendorong performa dan visual mereka, DLSS 5, yang debut perdana awal bulan ini melalui game NBA 2K27. Jika Anda menyimak panggung peluncurannya, NVIDIA memang memfokuskan fitur ini untuk jajaran kartu grafis flagship terbaru mereka, RTX 50 Series. Namun, fakta paling esensial bagi mayoritas gamer saat ini adalah: NVIDIA berjanji tidak akan meninggalkan pengguna RTX 40 Series dan akan segera merilis dukungan teknologi ini untuk arsitektur Ada Lovelace.
Langkah ini memperpanjang umur relevansi RTX 40 Series di tengah gempuran teknologi grafis generasi baru. Mari kita bedah apa sebenarnya DLSS 5 dan seberapa besar dampaknya bagi performa PC Anda.
DLSS versi sebelumnya (DLSS 3) terkenal karena kemampuannya "menipu" mata dengan Frame Generation (menyisipkan frame buatan AI untuk melipatgandakan framerate). DLSS 5 mengambil pendekatan yang jauh lebih ambisius bernama 3D-Guided Neural Rendering.
Secara teknis, AI pada DLSS 5 tidak lagi sekadar menebak piksel resolusi tinggi. Fitur ini mengambil basis render kasar dari game engine, lalu menggunakan AI untuk "menyuntikkan" efek fotorealistis. AI ini paham bagaimana seharusnya cahaya memantul di baju besi, bagaimana bayangan terbentuk di sudut ruangan (ambient occlusion), atau bagaimana cahaya matahari menembus telinga manusia (subsurface scattering).
NVIDIA memecahkan tiga rintangan utama rendering AI real-time melalui DLSS 5:
Berdasarkan laporan Reddit Nvidia, wajar jika debut DLSS 5 di NBA 2K27 dikunci untuk RTX 50 Series. Saat versi preview DLSS 5 pertama kali dipamerkan, beban komputasinya sangat berat hingga membutuhkan tenaga komputasi paralel dari dua buah RTX 5090 sebelum akhirnya dioptimalkan untuk berjalan di satu GPU.
NVIDIA DLSS 5 Available September 3rd: DLSS 3D-Guided Neural Rendering Debuts In NBA 2K27 For All GeForce RTX 50 Series GPUs, And On GeForce NOW
by u/NV_Tim in nvidia
Janji NVIDIA untuk membawa fitur ini ke RTX 40 Series adalah sebuah kepastian (fakta), bukan rumor. Namun, sebagai penasihat teknologi, saya harus memisahkan euforia PR dari realitas hardware.
Saya yakin pembaruan driver untuk RTX 40 Series akan tiba dalam beberapa bulan ke depan. Kendati demikian, neural rendering menuntut kapasitas VRAM dan tenaga Tensor Cores yang masif.
Jika Anda menggunakan kartu kelas atas seperti RTX 4080 atau 4090, sistem Anda kemungkinan besar masih sanggup menangani beban DLSS 5 dengan mulus. Namun, bagi pengguna seri mid-range atau entry-level, opsi visual dari DLSS 5 kemungkinan akan sangat memukul performa framerate Anda. Pengguna mid-range diproyeksikan harus menekan slider intensity DLSS 5 ke titik terendah agar game tetap nyaman dimainkan.
Kita hanya perlu menunggu pembaruan resminya rilis untuk membuktikan seberapa efisien arsitektur generasi sebelumnya menangani inovasi grafis terberat dekade ini.
» Director Resident Evil Requiem Sebut Leon Masih Bisa Beraksi Di Usia 70 Tahun
» MSI GeForce RTX 5090 32G LIGHTNING Z: Kartu Grafis Terkencang untuk Overclocking Ekstrem
» Performa Maksimal: ASUS ROG Matrix GeForce RTX 5090 Edisi Ulang Tahun ke-30 Resmi Meluncur!
» ROG GR70: Mini PC Gaming Performa Monster dengan Ryzen 9 dan RTX 50 Series
» Laptop Gaming Acer Nitro V15 Resmi Hadir dengan RTX 5050, Layar 180Hz, dan Desain Amber Glow yang Ikonik
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.
Recommended by Kotakgame
Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Dere...
Director Resident Evil Requiem Sebut Leon Mas...