NEWS

Saudi Arabia Pertimbangkan Gabungkan EA dan Savvy Games Group, Bisa Lahirkan Raksasa Baru di Industri Game

Keemee   |   Jumat, 11 Sep 2026


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Kabar besar kembali datang dari dunia industri game, kali ini menyangkut kemungkinan terbentuknya sebuah entitas raksasa yang bisa mengubah lanskap industri secara signifikan. Saudi Arabia dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menggabungkan Electronic Arts dengan Savvy Games Group, dua perusahaan besar yang sama-sama berada di bawah kendali mereka. Kalau rencana ini benar-benar terealisasi, penggabungan ini berpotensi menyatukan sejumlah franchise besar seperti EA Sports FC, Madden NFL, Battlefield, The Sims, Pokémon Go, dan Monopoly Go di bawah satu perusahaan yang sama.

Untuk memahami konteks di balik rencana besar ini, perlu diketahui bahwa EA sendiri sudah resmi berstatus sebagai perusahaan privat sejak bulan Agustus 2026, usai diakuisisi oleh konsorsium Public Investment Fund atau PIF dengan nilai transaksi mencapai 55 miliar dolar. Setelah resmi menjadi bagian dari PIF, kini muncul kabar terbaru berdasarkan laporan dari Bloomberg per tanggal 10 September 2026, yang menyebutkan bahwa PIF tengah mengkaji rencana merger antara EA dengan Savvy Games Group, perusahaan game lain yang juga berada dalam kepemilikan mereka.

Rencana penggabungan ini kemungkinan besar mulai bergerak setelah Savvy sebelumnya berhasil menyelesaikan proses akuisisi terhadap Moonton, developer di balik game populer Mobile Legends: Bang Bang, dengan nilai transaksi mencapai 6 miliar dolar dari ByteDance. Langkah akuisisi Moonton ini sepertinya jadi salah satu pertanda bahwa Savvy memang sedang aktif memperluas portofolio bisnis mereka di industri game, dan rencana merger dengan EA ini bisa jadi merupakan langkah lanjutan dari strategi ekspansi tersebut.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa merger sebesar ini tentu nggak akan berjalan mulus begitu saja tanpa melalui proses yang panjang. Kesepakatan sebesar ini diperkirakan bakal melalui tinjauan regulator yang cukup ketat, mengingat skala penggabungan yang direncanakan ini terbilang sangat besar dan berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap persaingan industri game secara global.

Sampai saat ini, belum ada keputusan final yang diambil terkait rencana merger ini. Baik dari pihak EA, Savvy, maupun PIF sendiri, ketiganya masih belum memberikan komentar resmi terkait kabar yang beredar ini. Meski begitu, kalau rencana ini benar-benar terwujud, industri game berpotensi punya pemain baru dengan skala yang belum pernah ada sebelumnya, mengingat gabungan portofolio dari kedua perusahaan ini mencakup berbagai genre dan platform yang sangat luas, mulai dari game olahraga, game simulasi, game mobile, sampai game kasual yang sudah punya basis pengguna sangat besar secara global.

Kalau dipikir-pikir, penggabungan sebesar ini jelas bakal menciptakan entitas yang punya kekuatan luar biasa besar di industri game. Bayangkan saja, franchise sebesar EA Sports FC yang mendominasi genre game sepak bola, digabungkan dengan Mobile Legends yang punya basis pengguna sangat besar di pasar mobile, ditambah dengan berbagai judul populer lain seperti The Sims dan Monopoly Go yang juga sudah punya nama besar tersendiri. Kombinasi semacam ini jelas berpotensi menciptakan kekuatan yang sangat dominan, baik dari segi finansial maupun jangkauan pasar secara global.

Baca ini juga :


» Udah Main Battlefield 6 Selama 470 Jam, Gamer Ini Tetep Dapet Refund Dari Steam! Kok Bisa?
» Electrtonic Arts Resmi Diakuisisi Oleh Saudi Arabia Lewat Rp.998 Triliun!
» EA Dikabarkan Akan Tambah Iklan Ke Dalam Game. Waduh, Gimana Tuh?
» Game Shooter dari EA, Anthem Resmi Tutup Permanen Servernya Mulai 12 Januari 2026
» Resmi, Electronic Arts Terjual Seharga $55 Billion USD Ke Investor Private

Rencana merger sebesar ini tentu menarik untuk terus diikuti perkembangannya, mengingat dampaknya yang berpotensi sangat luas terhadap peta persaingan industri game ke depannya. Apakah nantinya rencana ini benar-benar akan direalisasikan, ataukah justru terhambat oleh proses regulasi yang ketat, masih menjadi pertanyaan besar yang jawabannya baru bisa diketahui dalam beberapa waktu ke depan.

Menurut kalian, kalau merger raksasa ini benar-benar terjadi, apakah bakal menciptakan monster baru di industri game yang sulit ditandingi kompetitor lain, ataukah justru berpotensi menimbulkan masalah baru dari sisi persaingan usaha yang sehat? Yang jelas, kabar ini bakal terus jadi topik hangat yang layak dipantau perkembangannya dalam waktu dekat.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru