NEWS

Alasan Mengapa DC Belum Mau Untuk Merilis Film Superhero Be-rating R

Marvemir   |   Rabu, 23 Mar 2016


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Terlepas kisah-kisah di komik nya sangat dark binti sadistik, namun ironisnya ketika diadptasikan ke dalam layar lebar, tone dari kisah adaptasi superhero DC Comics kerap "diperhalus" sedemikain mungkin alias tidak sesadis dan sekelam di kisah komiknya.

Mulai dari film Batman (1989), Superman (1978) dan bahkan trilogi Dark Knight milik sutradara Christopher Nolan (Inception) percaya atau tidak Kotakers, hampir sebagian besar adaptasi film-film DC sejauh ini masihlah be-rating PG-13.

Melihat hal ini tidaklah mengherankan apabila kemudian banyak dari kita yang bertanya-tanya, "Mengapa DC hingga saat ini belum mau untuk merilis film yang be-rating R?" Menanggapi hal ini, produser Batman V Superman: Dawn of Justice, Charles Roven (Batman Begins) di sela-sela promosi film tersebut memberikan penjelasannya.

Menurutnya alasan DC tetap bersikukuh mem-PG-13 kan film-filmnya dikarenakan faktor image seluruh superhero-nya (terutama Batman dan Superman) masihlah lekat sekali dengan yang namanya konsumsi bagi seluruh keluarga. Sehingga wajarlah apabila pihak DC belum mau untuk merilis film-film superhero-nya tersebut dengan rating NC-17 atau R.

Ya memang sih, kalau dilihat dari alasannya cukup masuk akal. Karena ya tidak dapat dipungkiri sih Kotakers bahwa apabila dibandingkan karakter superhero Marvel, karakter superhero DC memanglah jauh lebih ikonik dan diawariskan secara turun-temurun oleh keluarga kita. Oleh karenanya tidaklah mengherankan apabila DC tetap melakukan hal ini.

Namun ya di saat yang sama, semestinya pihak DC jugalah harus melihat situasi/perkembangan dunia saat ini. Karena yang seperti kita ketahui, di zaman ini film superhero yang ber-tone dark dan kontroversial justru jauh lebih digandrungi. Bukti dari pernyataan ini bisa kalian lihat sendiri melalui film Deadpool yang dirilis pada bulan Februari 2015 kemarin serta serial-serial superhero Marvel yang ditayangkan di Netflix saat ini. Intinya sekali lagi sudah saatnya bagi DC untuk kembali ke akar komik-nya yang kita cibtai dulu.

Nah, kalau pendapat kalian sendiri terhadap masalah ini bagaimana Kotakers? Apakah kalian juga ingin agar rating film-film DC ke depan-nya bermigrasi ke rating R atau justru malah kalian senada dengan pendapat yang dikemukakan oleh Roven tersebut?

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru