Pemilik bisnis waralaba Cyber Cafe atau PC Game Center dari Filipina yang telah memiliki 100 cabang di negara asalnya, TNC, secara resmi menunjuk TNC Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Perluasan bisnis ini melihat tingginya minat akan esports di kalangan muda Indonesia.
"Indonesia merupakan salah satu negara yang paling banyak memiliki pemain game esports di Asia Tengara. Jumlahnya saat ini mencapai 40 juta gamer, 40 persen dari data total gamer di Asia tenggara menurut newzoo global games report 2017. Selain itu potensi generasi muda Indonesia terbukti telah dapat menembus ajang kejuaraan esports international. Oleh karena itu, kami berharap dengan dibangunnya jaringan waralaba cyber cafe berstandar internasional di Indonesia dapat memberikan kesempatan pelatihan yang baik bagi generasi muda untuk kelak dapat berprestasi mewakili Indonesia di ajang internasional," papar Sonny Hadi Sukotjo, CEO, TNC Indonesia.
Untuk memeriahkan esports di tanah air, TNC Indonesia juga menyelenggarakan kompetisi esports di setiap cabangnya. Di samping itu, pertandingan skala regional, nasional atau internasional telah secara rutin diadakan setiap bulannya hingga akhir 2017 TNC akan mengadakan turnamen DOTA 2 dan Point Blank secara rutin di setiap cabangnya.
Setelah Indonesia, TNC akan terus memperluas jaringannya hingga ke semua kota di Asia Tenggara. Di Indonesia, dalam kurun waktu satu tahun kedepan TNC menargetkan untuk menyiapkan 50 cabang yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Palembang, Medan, Lampung, Bali, Malang, Samarinda, Banten, Muara Bungo, Tanjung Pinang, Sumedang, Bogor, Blitar dan Bandung.
Baca ini juga :
» Kelra Belum Pernah Finis di Atas EMANN Sejak MPL PH S9. Kesempatan Pertamanya Ada di MPL ID S17
» PB ESI Umumkan Roster Timnas DOTA 2 Indonesia untuk Esports Nations Cup 2026
» Anggota Keluarga Faker Terima Ancaman, Polisi Korea Selatan Langsung Lakukan Investigasi
» Hukuman Kramm Dikurangi, MPL Malaysia Tegaskan Status Major Infraction Tetap Berlaku
» Resmi, Esports World Cup 2026 Pindah dari Riyadh ke Paris
"Esports akan menjadi kompetisi resmi di masa mendatang dan tentunya dengan populasi pertumbuhan generasi millennial yang besar, esports akan menjadi salah satu karir pilihan dan mendukung pertumbuhan serta pengembangan industri kreatif di bidang olahraga elektronik (Esports)," kata Sonny.
Harry Kartono, Consumer Leads NVIDIA Indonesia, menambahkan bahwa "Tahun 2018 mendatang, menurut Olympic Council of Asia (OCA) cabang esports secara resmi masuk pada ajang Asian Games yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang. Hal ini merupakan bukti pertumbuhan PC games yang berkembang pesat dan menjadi pendorong industri kreatif di Indonesia."
(KotakGame)