NEWS

Slender Man Tidak akan Tayang di Milwaukee Karena Berhubungan dengan Kasus Nyata Disana

ClockWorange   |   Kamis, 09 Aug 2018


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Film horror terbaru "Slender Man" akan mulai hadir di theater pada tanggal 10 Agustus di Amerika, tapi tahukah kalian ternyata film ini tidak akan tayang di area Milwaukee.

Film ini terinspirasi dari kasus Slender Man di Waukesha pada tahun 2014. Tetapi menceritakan kisah yang berbeda. Dalam film, gadis-gadis SMA di kota kecil Massachusetts memberlakukan ritual yang menurut mereka akan menghilangkan rumor tentang Slender Man, sosok bayangan di balik segala macam kejahatan. Tapi ketika salah satu gadis menghilang, yang lain menjadi yakin dia tidak hanya nyata, tetapi akan membunuh teman mereka.

Di kasus Waukesha, Anissa Weier dan Morgan Geyser yang keduanya masih berumur 12 tahun, tertuduh melakukan pembunuhan terhadap temannya Payton Leutner yang ditusuk sebanyak 19 kali dan ditinggalkan untuk mati. Gadis-gadis tersebut menceritakan ke polisi, bahwa jika mereka tidak membunuh temannya itu, Slender Man akan membunuh keluarga mereka.

Baca ini juga :

» Menguak Misteri Kelam di Balik Statik: Pratinjau SILENT HILL: Townfall
» Game Horor Ini Mengharuskan Kamu untuk Sembunyi di Dunia Nyata
» Film Live-Action Sakamoto Days Rilis Trailer Perdana, Ungkap Tanggal Tayang & Penampilan Ren Meguro
» Film The Legend of Zelda Resmi Mulai Syuting, Intip Penampilan Perdana Link dan Zelda
» Bowser Jr. dan Rosalina Turut Meramaikan Aksi Lintas Galaksi di Super Mario Galaxy Movie

Weier dan Geyser keduanya dihukum tetapi dinyatakan tidak bersalah dengan alasan penyakit mental dan disarankan masuk rumah sakit jiwa.

Dalam sebuah pernyataan, Studio Screen Gems mengatakan "film ini didasarkan pada karakter fiksi asli yang viral di internet. Film ini sama sekali bukan dramatisasi individu atau peristiwa nyata apa pun."

Ketika film itu diumumkan tahun lalu, ini memicu keluhan dari ayah Anissa Weier, Bill Weier, dan menyebabkan adanya petisi online yang berusaha menghentikan peluncuran film tersebut. Sampai minggu ini, lebih dari 19.000 orang telah menandatanganinya.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru