NEWS

Kapten Ninja in Pyjamas, PPD Memberi Saran untuk Perubahan dalam Major DOTA Pro Circuit

Bill13   |   Selasa, 18 Jun 2019


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Salah satu tim esports DOTA 2 yaitu Ninja in Pyjamas mengawali tahun yang baik di DPC (Dota Pro Circuit), namun sang kapten yaitu Peter "PPD" Dager merasa ada banyak hal yang dapat ditingkatkan pada level tertinggi DOTA 2.

Dalam postingannya di TwitLonger, PPD membahas bagaimana menurutnya peristiwa Minor dan kualifikasi mereka yang harus diubah, bagaimana melindungi pemain, dan keadaan umum dari arena kompetitif.

Baca ini juga :

» PUBG Corporation Siapkan PUBG Global Championship 2019 Dengan Total Hadiah 2 Juta Dollar!
» Main Game Konsol di Mobile atau PC Kentang, Google Stadia Siap Rilis November 2019!
» Menjelang Rilis, Simak Tips Awal Memainkan Black Desert Mobile!
» Call of Duty: Modern Warfare Dipastikan Tidak Akan Miliki Sistem Loot Box!
» Ditunggu Bertahun-tahun, Payday 3 Justru Diumumkan Baru Akan Rilis Antara Tahun 2022 dan 2023

Acara untuk Minor dan kualifikasi yang terbilang tidak ada, DOTA Pro sebenarnya tidak menarik bagi tuan rumah, dan hanya bertindak sebagai kualifikasi tambahan untuk tim China dan Eropa yang selalu menjadi peserta dari Major tersebut, yang artinya bahwa tim Minor tidak akan mendapatkan kesempatan yang cukup.

Melindungi pemain dan mata pencaharian mereka, ini merupakan topik yang cukup hangat mengingat pemain seperti Lasse "MATUMBAMAN" Urpalainen menghabiskan beberapa tahun bersaing untuk sebuah tim dan mencapai kesuksesan. Namun ketika The International mendekat, MATUMBAMAN-pun dicadangkan, yang artinya dia tidak lagi menerima potongan apapun meskipun ia telah membantu timnya mencapai acara tersebut.

Seperti yang diketahui The International ialah acara dari dengan total hadiah yang mencapai hampir USD 30 Juta atau sekitar IDR 429 Miliar dan setelah Valve mengurangi tim yang ikut DPC menjadi 10, yang artinya pemain top hanya akan mendapatkan kira-kira lima peluang permusim untuk menghasilkan uang besar di Major, kecuali mereka berhasil masuk ke TI.

Menurut PPD sendiri ini bukan hanya masalah di DOTA, namun diseluruh liga esports yang ada. Mengembangkan bakat yang lebih kecil dan membentuk liga regional mereka untuk membantu mengembangkan individu dan tim bertalenta yang tidak dapat membuat event sebesar event yang saat ini ada.

Saat ini, PPD bersaing di StarLadder Ukraine Minor saat ia dan NiP mencoba mendapatkan tempat di EPICENTER Major akhir bulan ini. Gimana Kotakers? Apakah kamu setuju dengan apa yang diucapkan oleh PPD?

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru