NEWS

Peneliti Jerman Mengklaim Dapat Menyembuhkan Penyakit 'Gaming Disorder'

Bill13   |   Sabtu, 20 Jul 2019


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Pada Mei 2019, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengakui bahwa "gangguan permainan" (gaming disorder) sebagai penyakit internasional. WHO mendefinisikan gangguan permainan sebagai "pola perilaku permainan yang ditandai dengan gangguan kendali diri ketika bermain."

Hasilnya, dapat penurunan secara signifikan pada personal, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan atau bidang penting lainnya. Namun baru-baru ini, peneliti Jerman mengklaim telah menemukan pengobatan jangka pendek yang efektif untuk video game dan kecanduan internet.

Baca ini juga :

» Ketemuan Serta Jadian di dalam Game, Sepasang Gamer Let's Get Rich Menikah!
» Melihat Cupaw Santai Tanpa Beban, Reza Arap Ikut Santai Sambil Melayangkan Surat Somasi!
» Siap-Siap Bertahan dari Serangan Zombie, Pre-Alpha Plant vs Zombies 3 Siap Dimainkan!
» Selamat dari 4 Tembakan Ketika Turnamen, Anselimo di Nobatkan Sebagai Momen Esports 2019
» Kenalan Dengan Momochan! Brand Ambasador ROG yang Imut dan Menggemaskan

Menurut para peneliti, dengan menggunakan terapi perilaku kognitif (CBT) daripada obat-obatan psikiatris dan menghasilkan tingkat remisi 70 persen di antara pasien yang kecanduan internet dan penggunaan video game.

Penelitian ini dilakukan dari tahun 2012 hingga 2017 di empat klinik rawat jalan di Jerman dan Austria. Penelitian dilakukan pada 143 pria yang secara acak dibagi menjadi dua kelompok - 72 yang menerima pengobatan dan 71 yang akan bertindak sebagai pengendali.

Metode dalam penelitian ini berusaha untuk mengubah hubungan pasien dengan video game dan penggunaan internet, daripada menghapusnya sepenuhnya, kata Kai W. Müller, salah satu penulis penelitian ini.

“Tujuan utama kami adalah untuk tidak menjauhkan pasien dari game apapun, melainkan untuk memungkinkan mereka [mengendalikan] perilaku mereka.” Jadi pastikan kamu bermain game jangan lupa dengan sekitar ya Kotakers!

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru