NEWS

Michael Antonov, Salah Seorang Pendiri Konsol VR Oculus Rift Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual

Reza Alif   |   Sabtu, 31 Aug 2019


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Autumn Taylor, direktur pemasaran studio game Owlchemy Labs, baru-baru ini memberikan pengakuan mengenai pelecehan seksual yang dialaminya. Yang mengejutkan, ia mengungkapkan pelecehan seksual tersebut dilakukan oleh salah seorang pendiri Oculus Rift, Michael Antonov, saat ia sedang mencoba demo dari konsol VR tersebut.

Tepatnya 2016 silam, Taylor saat itu pertama kalinya mengikuti gelaran Game Developer Conference. Saat itu ia bermaksud ingin menjalin hubungan dengan para developer dan komunitas Virtual Reality. Lalu ia pun bertemu Antonov sang pendiri Oculus Rift yang juga hadir di GDC.

Baca ini juga :

» Berpetualang di Midgar Lebih Imersif, Fans Garap Final Fantasy VII Remake Versi VR untuk PC
» Bukan PlayStation Move Lagi, Ini Dia Kontroler PS VR Next-Gen Terbaru!
» Sudah Daftarkan Patennya? Valve Sedang Buat VR yang Bisa Dikendalikan Otak!
» Fans Game VR Merapat, Inilah Rangkuman Game PlayStation VR yang Diumumkan Hari Ini!
» Di Rumah Aja Sambil Bergoyang, Beat Saber Catatkan Penjualan Fantastis Sejak Awal Rilis

Setelah berbincang-bincang, Taylor mengatakan bahwa ia mendapatkan undangan khusus dari Antonov untuk mencoba demo dari Oculus Rift yang belum pernah dirilis di apartemen Antonov. Taylor setuju dan tidak merasa aneh, karena sebelumnya ia juga pernah dapat undangan untuk mencoba demo VR dari developer lainnya di sebuah kamar hotel dan tidak terjadi apa-apa.

Tapi saat mencoba demo VR di apartemen Antonov, sesuatu yang tak mengenakan terjadi. Taylor yang masih menggunakan headset VR di kepalanya, tiba-tiba saja merasakan sentuhan tangan dari balik rok yang ia kenakan. Taylor merasa terkejut dan panik, tapi saat itu ia tak bisa berbuat apa-apa karena takut hubungan bisnisnya dengan Oculus rusak.

Oculus Rift sendiri diakuisisi oleh pihak Facebook pada 2014 dan Antonov menjabat sebagai arsitek software di Facebook hingga memutuskan mundur pada Mei 2019 lalu. Andrew Bosworth, seorang petinggi Facebook untuk divisi VR, menyatakan kemarahannya atas cerita Taylor di Twitter.

Ia pun memberikan tanggapan bahwa Facebook tak akan memberikan toleransi dan tidak akan membiarkan pelecehan terjadi di perusahaannya. Ia menyatakan pihaknya akan melakukan tindakan terhadap Antonov, namun karena ini menjadi rahasia perusahaan ia tidak bisa membeberkan informasi mengenai tindakan yang diambil.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru