NEWS

Menang Turnamen, Gamer Ini Justru Nggak Dapat Hadiah Utama Uang Tunai

Rezaalif   |   Kamis, 19 Sep 2019


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Yusuke Momochi, seorang gamer asal Jepang yang belum lama memenangkan turnamen Street Fighter 5 Capcom Pro Tour Asia Premier yang diselenggarakan pada Tokyo Game Show 2019 kemarin.

Kompetisi ini melalui iklannya tercantum hadiah sebesar 46.635 Dollar Amerika atau setara dengan 656 juta Rupiah untuk juara pertama. Tapi, Momochi hanya membawa pulang sekitar 600 Dollar Amerika atau setara dengan 8,4 juta Rupiah saja.

Baca ini juga :

» Bangga, Indonesia Menjadi Juara 1 di Line Gets Rich Battle of Nation 2019
» Tekuk Tim Tuan Rumah RRQ Epic 2-0 di Partai Final, Black Dragons Sabet Gelar Juara PBIC 2019
» Dapat Dukungan Penuh Kemenpora dan Kemkominfo, Piala Presiden Esports 2020 Siap Bergulir
» Persib Bandung Mulai Merambah ke Industri Game, Para Viking Akan Punya Tim Esports!
» Pemain Sepakbola Legendaris Ronaldinho Bentuk Tim Esports nya Sendiri

Kasus lainnya yang mirip dan terjadi di tempat dan waktu yang sama, terdapat seorang siswa SMP bernama Yuwa yang berhasil mengejutkan dunia dengan memenangkan turnamen Puzzle and Dragons. Sayang, hadiah yang dijanjikan 656 juta Rupiah, justru tak sepeserpun dibawa pulang.

Penyebab hal ini terjadi bukanlah karena penipuan atau semacamnya, namun karena Momochi dan Jiyuna tidak memiliki lisensi sebagai pro player. Peraturan di Jepang memang mengatur untuk para gamer yang mengikuti turnamen harus memiliki lisensi pro player untuk bisa mendapatkan hadiah secara penuh, jika tidak mereka tak bisa mendapatkan hadiah atau hanya sebagian kecil saja.

Untuk Yuwa, seorang siswa SMP memang belum bisa memiliki lisensi tersebut, tapi untuk Momochi, ia sebenarnya adalah seorang pro-player Street Fighter yang terkenal di dunia, namun ia menolak peraturan lisensi tersebut dan melawannya dengan tidak mendaftarkan lisensi untuk dirinya.

Hal ini bisa dibilang peristiwa kemenangan yang paling menyedihkan. Karena memang peraturan seperti itu terdengar kuno. Mudah-mudahan saja kedepannya peraturan tersebut bisa diperbaharui.

(KotakGame)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru