NEWS

Kerja Sama Dengan Polisi Setempat, Blizzard Ciduk Pelaku DDoS World of Warcraft

Citaaditya   |   Minggu, 22 Sep 2019


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Awalnya, World of Warcraft Classic diganggu oleh masalah server karena DDoS, atau serangan Distributed Denial of Service. DDoS membuat para pemain “mental” dari server, masalah ini juga dialami oleh pemain Overwatch. Setelah beberapa hari berjalan, masalah DDoS sudah selesai. Blizzard telah secara resmi mengungkapkan bahwa mereka bekerja sama dengan para petugas penegak hukum untuk melacak pelaku serangan DDoS World of Warcraft dan menangkap mereka.

Baca ini juga :

» PUBG Corporation Siapkan PUBG Global Championship 2019 Dengan Total Hadiah 2 Juta Dollar!
» Main Game Konsol di Mobile atau PC Kentang, Google Stadia Siap Rilis November 2019!
» Menjelang Rilis, Simak Tips Awal Memainkan Black Desert Mobile!
» Call of Duty: Modern Warfare Dipastikan Tidak Akan Miliki Sistem Loot Box!
» Ditunggu Bertahun-tahun, Payday 3 Justru Diumumkan Baru Akan Rilis Antara Tahun 2022 dan 2023

Blizzard mengumumkan bahwa tersangka dalam serangan DDoS telah ditangkap dan tidak lagi menjadi ancaman bagi perusahaan atau para pemainnya. Pada saat ini, Blizzard dan petugas penegak hukum belum berbagi informasi lebih lanjut mengenai siapa tersangka itu. Awalnya, seorang pengguna Twitter mengatakan bahwa dirinya adalah orang yang menyerang server Blizzard. Dirinya pun dengan jumawa mengatakan bahwa akan melanjutkan serangan ini. Tak lama kemudian, akun Twitternya hilang dari perdaran.

Belum jelas apakah pengguna Twitter tersebut yang dimaksud oleh Blizzard. Bisa jadi orang tersebut hanya pembual yang kebetulan lewat. Pada tahun 2013, Battle.net dan layanan game lainnya menjadi sasaran serangan DDoS. Pelaku akhirnya ditangkap dan didakwa harus menjalani hukuman dua tahun penjara. Meskipun akhirnya waktu hukuman yang diberikan oleh pihak yang berwajib tergantung dari beberapa faktor lainnya.

Serangan DDoS memang sering terjadi dan hal tersebut sering sekali dihadapi oleh para gamer. Terutama pada game populer yang baru saja keluar. Belum ada cara absolut untuk menghentikan serangan satu ini. Untungnya, pihak keamanan di beberapa negara mau membantu menangkap pelaku serangan satu ini. Semoga saja di Indonesia juga diterapkan hal seperti ini ya Kotakers.

(Kotak Game)

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru