NEWS

Lewat Polling, 79% Pemain League of Legends Mengeluh Mereka Sering Dicaci Maki Setelah Match Selesai

Cita Aditya   |   Kamis, 13 Feb 2020


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Selayaknya game online pada umumnya, banyak para gamers toxic yang ikut membaur. Tak dapat dipungkiri caci maki dan lain-lain akan hadir ketika Kotakers bermain game online. Hal ini dialami oleh pemain League of Legends, dimana ternyata mereka mendapatkan pelecehan verbal ketika selesai bermain. Hal ini dikonfirmasi lewat jajak pendapat yang dilakukan oleh Clanaria.

Baca ini juga :

» Pendaftaran Untuk jadi Coach Timnas Esports Untuk SEA Games dibuka! WNA Bisa Daftar Juga Loh!
» Ko Ed Buat Cuitan di Twitter 'Back To Wild Rift?', Bigetron Bakal Kembali Buat Divisi Wild Rift?
» Terkonfirmasi! Skena Kompetitif Wild Rift Indonesia 2022 akan Ada Banyak Event Besar!
» Mengejutkan! Tim Wanita Terbaik Wild Rift Indonesia, ICY Harus Berpisah dengan Belletron Esports!
» Bocor di Internet! Inilah Bocoran Skin Wangy-Wangy Selanjutnya di Wild Rift, Ahri Star Guardian!


Sumber: Riot Games Official

Clanaria adalah salah satu pengguna situs Reddit yang mencoba bereksperimen dengan membuka jajak pendapat. Tak disangka, banyak yang mengikuti jajak pendapat tersebut. Setelah diteliti lebih lanjut, 79% responden League of Legends ternyata sering terkena caci maki di akhir pertandingan. 98% responden mengatakan mereka sering terkena blame atau makian karena salah menggunakan hero atau membaca situasi dalam game.

Tak hanya itu, banyak orang-orang yang menceritakan bahwa mereka senang menjadi midlane atau assasin di toplane karena memang mereka merasa kesepian. Namun data juga menunjukkan role tersebut adalah orang-orang dengan tingkat toxic yang cukup tinggi. Hal ini nampaknya menunjukkan bahwa semakin kesepian orang, mereka akan mencari perhatian dengan cara tersebut.

League of Legends adalah sebuah game MOBA yang dikembangkan dan dipublikasikan oleh Riot Games untuk Microsoft Windows dan mac OS. Permainan tersebut terinspirasi oleh Warcraft III: The Frozen Throne dari seri Defense of the Ancients.

Sumber: PC Gamer

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru