NEWS

Review Razer DeathAdder V2 Mini, Gaming Mouse Ringan, Ergonomis dan Responsif

Master-Fakry   |   Selasa, 01 Sep 2020


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Bagi sebagian gamer, mouse berukuran besar dan punya bobot yang berat bukanlah pilihan yang nyaman untuk digunakan. Daripada menggunakan mouse yang besar dan berat, lebih baik mengunakan yang ringan dan ringkas akan menambah pengalaman gaming yang lebih menyenangkan, yang penting akurat serta responsif.

Nah, salah satu produk mouse dari Razer yang menawarkan ukuran yang ringkas, bobot yang ringan, responsif dan akurat adalah Razer DeathAdder V2 Mini. Razer mengklaim bahwa ini adalah mouse yang sangat ringan, bobotnya hanya 62 gram. Namun, tetap nyaman digenggaman karena desainnya yang ergonomis.


Sebelum baca lebih lanjut, yuk nonton trailer-nya dulu agar tahun sedikit kelebihan tentang mose ini.


Oke, masuk ke review-nya. Kru KotGa sendiri sudah menggunakan mouse ini lebih kurang selama dua pekan, dan feeling-nya nyaman banget. Awalnya memang agak aneh, karena bobotnya yang sangat ringan. Biasanya Kru KotGa menggunakan mouse yag bobotnya berat. Namun, seiring berjalannya waktu, jadi terbiasa juga dan akhirnya nyaman dengan mouse dengan bobot ringan seperti ini.


Unboxing

Fitur yang bikin beda DeathAdder V2 Mini dengan mouse pada umumnya adalah mouse gaming ini menggunakan optical mouse switch. Jadi, DA V2 Mini memanfaatkan teknologi infrared sebagai sensor kliknya sehingga bisa lebih responsif dan akurat. Apakah bisa mengatasi masalah double klik? Belum tahu juga, karena biasanya hal tersebut terjadi lebih kurang setelah setahun pemakaian secara rutin.


Menariknya lagi, alas mouse sangat licin. Bahkan, di mousepad Kru KotGa yang terbilang sudah kotor dan cukup kesat ketika menggunakan mouse lama, ketika menggunakan DeathAdder V2 Mini, rasanya tidak ada hambatan sama sekali. Mulus, lisin, tidak ada perasaan lengket sama sekali. Nyaman dan enak banget.

Kelebihan lainnya dari Razer DeathAdder V2 Mini adalah kabelnya yang ringan dan tidak kamu. Namun, bisa tetap rapi. Biasanya, ada mouse yang kabelnya itu kaku dan cukup mengganggu karena ada rasa menahan gerakan ke arah tertentu. Namun, kabel bawaan mouse yang ditutup lapisan kain ini sangat fleksibel dan tidak mengganggu gerakan. Rasanya seperti menggunakan wireless mouse. Serius!


Baca ini juga :

» Razer Luncur Blade 14 Dengan Ryzen 9 5900HX dan RTX 3080!
» Kaum Mendang-Mending Minggir! Razer Merilis GaN Charger Yang Dibanderol 2,5 Juta Rupiah
» Razer Luncurkan Headphone Noise Cancelling Terjangkau Dengan Nama Opus X
» Razer Luncurkan Onyx, DAC Audio Mantap Buat iPhone, Android, PC dan Mac!
» Celana Gaming? Razer Rilis Boxer dan Tank Top Seharga Outfit Hypebeast

Di dalam kemasan, ada stiker berbahan karet dengan tekstur sisik yang merupakan grip yang dapat ditempel pada permukaan mouse. Kamu bisa menggunakannya atau membiarkan mouse tampil polos. Namun, saya lebih suka mouse dengan grip karet karena lebih mantap di genggaman.


Polos


Tambah stiker sisik

Mouse ini support hingga 8500 DPI sehingga pergerakannya sangat halus dan akurat. Untuk mengatur sensitivitas kursor, bisa menggunakan tombol khusus yang terdapat di atas Wheel yang mana terdapat lima tingkatan sensitivitas yang bisa dipilih. Sedangkan untuk pengaturan yang lebih lanjut, kamu bisa install software dari razer.com/synapse.


Melalui aplikasi Razer Synapse, pengguna bisa mengatur semua tombol mouse sesuai dengan yang diinginkan sesuai game PC yang dimainkan. Kamu juga bisa membuat Profile tersendiri untuk setiap pengaturan.


Sayangnya, mouse optik ini masih belum bisa dijalankan pada permukaan kaca atau transparan. Sehingga, kita harus menyiapkan mousepad atau alas khusus supaya mouse kabel ini dapat berjalan dengan baik.

Meskipun Kru KotGa merasa nyaman dengan bobotnya, tetapi sebagian kru lain yang sempat mencoba merasa bahwa bobot mouse gaming ini terlalu ringan. Ini sih kembali lagi kepada kebiasaan dan preferensi masing-masing ya. Karena kekuatan dan kebutuhan setiap orang pastinya berbeda-beda, ada yang lebih suka desain besar dan berat, namun sebagian ada yang lebih suka desain ringkas dan ringan.


Well, itulah review Kru KotGa untuk Razer DeathAdder V2 Mini. Secara keseluruhan, Kru KotGa sangat puas dan nyaman dalam menggunakan mouse ini. Dan, memutuskan menggunakan mouse ini sebagai daily driver untuk menunjang pekerjaan di kantor. Bagi kamu yang tertarik untuk memiliki DA V2 Mini, harganya Rp990.000 per unit.

Kalau mau beli, silakan klik disini.

***

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru