NEWS

Meski Ramai Gempuran Era Game Mobile, CEO BOOM Esports Tetap Ingin Ada Divisi PC di Timnya

Cita Aditya   |   Sabtu, 14 Nov 2020


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Nama BOOM Esports memang akhir-akhir ini ramai diberitakan. Menjadi salah satu tim Dota 2 indonesia yang terus berlaga di Turnamen Internasional, BOOM Esports terus menunjukkan perkembangan dan konsistensi. Meski di beberapa kesempatan mereka belum menemukan performa terbaik, namun BOOM Esports yang dulu berada di posisi terakhir terus menanti puncak.

Baca ini juga :

» Semakin Serius, Riot Games Adakan Turnamen VCT (VALORANT Champions Tour) 2021!
» Tim Asal Myanmar Burmese Ghouls Yakin Bisa Keluar Sebagai Juara di Turnamen MPLI! Benarkah?
» PUBG Mobile Global Championship Berhasil Raih 850 Ribu View di Hari Pertama Pertandingan!
» Valve Berikan Kejelasan Soal DPC 2021 dan Bocoran Hero Baru di Akhir November!
» Siapkan hadiah 198 Miliar Rupiah, Tencent Berikan Lebih Banyak Turnamen PUBG Mobile di 2021


Sumber: Papa Dejet YouTube

Baru-baru ini lewat akun YouTube Papa Dejet, Gary Ongko Putera selaku CEO dari BOOM Esports membagikan beberapa pandangannya. Mulai dari meredupnya scene Esports PC di Indonesia, hingga obrolan soal tim BOOM Esports khususnya divisi Dota 2. Gary mengatakan bahwasanya dari awal tujuan dia mendirikan tim esports memang berawal dari kegemaran bermain game PC. Dirinya tetap ingin ada game semacam Dota 2, CS:GO, dan Valorant.

Dirinya juga tidak menampik bahwasanya perkembangan game mobile di Indonesia sungguh pesat. Namun, dirinya tidak terlalu tertarik dengan hal ini. Meski begitu, BOOM Esports memang memiliki dua divisi mobile yang cukup terkenal yaitu PUBG Mobile dan Free Fire. Mereka pun ingin mencari divisi Wild Rift. Ada hal menarik yang ditanyakan, bagaimana nasib dari BOOM Esports Dota 2 ke depannya. Gary menjawab mereka masih punya waktu satu tahun lagi untuk membuktikan apakah mereka bisa tembus ke The International. Mengingat peta di Southeast Asia saat ini, kekuatan TNC Pro Team dan Fnatic sedang melemah.

Wah, patut kita tunggu nih bagaimana usaha BOOM Esports menembus The International!

Sumber: Instagram Ryzen

*

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru