NEWS

Dianggap Memonopoli Harga Penjualan Game, Steam Dituntut Oleh Gamer ke Pengadilan

Reza Alif   |   Selasa, 02 Feb 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Seperti yang kita ketahui Steam adalah platform jual beli game PC yang sangat besar hingga menjadi tujuan utama para pembuat game untuk menjual game mereka. Meski memiliki saingan, karena nama yang populer dan sepak terjang yang cukup lama, Steam seakan tak pernah tergeser dari singgasana penjual terlaris.

Baca ini juga :

» Minecraft dan Among Us Jadi Game yang Paling Banyak Cheater
» Pengembang Indie Buat Game Adaptasi Attack on Titan Lengkap Mekanisme 3D Manuver Gear
» Tower of Fantasy Sudah Rilis di Indonesia, Bikin Acara Heboh di Mal Taman Anggrek!
» Fall Guys Resmi Kolaborasi dengan Sonic the Hedgehog dan Hadirkan Skin Eksklusif!
» Nexon Umumkan Beta Test Steam Untuk Game The First Descendant Akan Diundur Ke Bulan Oktober!

Namun, kali ini mereka baru saja mendapatkan tuntutan dari beberapa gamer yang menganggap bahwa Steam memonopoli pasar penjualan game PC dengan mengatur harga penjualan. Gugatan ini diajukan ke pengadilan California.

Tentu gugatan ini bukanlah tanpa dasar, sebaliknya para gamer menggugat kebijakan Steam yang mempunyai klausul Most Favourite Nation atau MFN. Seperti yang dilaporkan oleh Hollywood Reporter, klausul ini mengatur para developer untuk memberikan harga jual game dengan harga yang sama di platform penjualan lain selain Steam.


Sumber: Hollywood Reporter

Hal inilah yang membuat para gamer penggugat yakin bahwa Steam mempraktikkan cara-cara memonopoli pasar game PC, karena sulitnya bagi platform baru untuk bersaing dengannya, karena satu-satunya cara bagi mereka untuk mengalahkan Steam adalah harga jual yang lebih rendah.

Kasus inipun masih berlanjut di pengadilan, dan semoga saja semuanya mendapatkan solusi yang berimbang untuk tiap pihak.

Sumber: Hollywood Reporter

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru