NEWS

Sebuah Kota Kekurangan Listrik Akibat Disedot Oleh Para "Penambang"

Taufik Hidayat   |   Senin, 08 Feb 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Saat ini Cryptocurrency sedang populer dan melahirkan miner yang ingin mencari keuntungan hanya dengan duduk manis di depan komputer saja. Sayangnya, yang terkana imbasnya juga para gamer PC yang sedang ingin membangun PC impiannya yang sulit mendapatkan kartu grafis dengan harga "normal".

Dilansir dari Wccftech, pada sebuah kota di Iran - Tehran sedang mengalami krisis listrik dengan adanya berbagai pemadaman bergilir. Setelah diselidiki oleh petugas setempat, mereka menemukan bahwa penyebabnya adalah banyaknya "penambang" alias miner cryptocurrency di kota tersebut.

Konsumsi daya para penambang cryptocurrency tersebut bisa mencapai 450 megawatt. Sebagai informasi untuk kamu, angka watt tersebut sudah cukup untuk memberikan asupan listrik kepada 100.000 orang.

Baca ini juga :

» Penuh Kengerian! Developer Asal Bali Kembangkan Game Visual Novel Horor Berjudul Grey Lucidity
» Developer Lokal Kembangkan Game Cyberpunk Berlatar di Surabaya, Rendezvous!
» Pemerintah Tiongkok Menutup Sejumlah Pabrik Tambang Kripto, Harga VGA Mulai Mengalami Penurunan
» Kalahkan Animal Crossing, Genshin Impact Menjadi Game yang Paling Sering Di-Tweet Selama 2021!
» Developer Among Us Akui Alami Kejenuhan dan Lelah dengan Kesuksesan Game

Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan. Kota Tehran di Iran dikenal dengan biaya listrik yang sangat rendah, para miner berbondong-bondong untuk menambang di kota tersebut. Bukan para miner kecil-kecilan, melainkan sudah setingkat industri. Kebanyakan dari mereka adalah yang sebelumnya "menambang" di China, lalu berpindah ke Tehran, Iran.

Belakangan ini memang cryptocurrency kembali ramai dan para miner memborong berbagai kartu grafis yang biasanya digunakan oleh para gamer. Ditambah kondisi pandemi COVID-19 yang belum berakhir, stok untuk kartu grafis belakangan ini semakin memprihatinkan.

(KotakGame)

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru