NEWS

Cek Data Kalian! 533 Juta Data Pengguna Facebook Dikabarkan Bocor!

Salman Reza   |   Senin, 05 Apr 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Sebelumnya, Facebook sempat mengalami kebocoran data pada tahun lalu. Dan kini, tragedi tersebut terulang lagi. Lebih dari 533 juta pengguna Facebook dari 106 negara dilaporkan telah bocor dan beredar di internet. Pengguna Facebook yang paling banyak terdampak berasal dari Mesir(44.8 juta), Tunisia(39.5 juta), Italia (35.6 juta), dan Amerika Serikat (32.3 juta).

Pengguna Facebook Indonesia juga terkena dampak ini dengan 130.000 pengguna. Data pribadi yang bocor meliputi informasi nama lengkap, nomor telepon, lokasi, tanggal lahir, ID Facebook, gender, pekerjaan, asal negara, status pernikahan, hingga alamat e-mail. Ratusan data pengguna ini disebarkan secara luas dan semua orang bisa mengaksesnya.

Baca ini juga :


» Setelah Hanya Menjadi Rumor, Facebook Akan Segera Merealisasikan Kacamata Pintar Ray-Ban
» Facebook Menghabiskan 339 Milyar Rupiah Hanya Untuk Keamanan Pribadi Mark Zuckerberg
» Google Menghapus Aplikasi-Aplikasi Android Populer Yang Mencuri Password Facebook
» Bos Instagram Mengatakan Bahwa Aplikasi Tersebut Bukanlah Aplikasi Berbasis Photo-Sharing Lagi
» Founder Facebook Berulah! Mark Zuckerberg Ungkap Kenapa Wajahnya Putih Seperti Joker!




Sumber: twitter.com/UnderTheBreach


Facebook mengatakan jika ratusan juta data pengguna yang bocor ini disebabkan oleh rentannya keamanan yang dialami Facebook. Rentannya ini sebenarnya sudah diselesaikan pada 2019 lalu, namun beberapa kasus mengatakan bahwa data masih bisa bocor oleh sejumlah hacker. Data yang bocor ini akan dibuat untuk penyamaran bahkan penipuan atas nama korban.

Perlu diketahui, ini bukan kasus kebocoran pertama yang dialami oleh Facebook. Pada 2016, ada 80 juta pengguna data Facebook yang dicuri Cambridge Analytica. Data ini dicuri untuk membangun profil untuk membidik para pemilih di Pemilu Amerika Serikat, yang akhirnya dimenangkan oleh Donald Trump.



Facebook mengatakan belum banyak hal yang dilakukan oleh Facebook untuk menanggulangi hal ini, namun mereka pun mengimbau penggunanya untuk tetap waspada, agar pengguna tidak terkena phising atau penipuan daring lainnya.

Facebook juga menambahkan jika kebocoran data pengguna ini juga merupakan pelanggaran kepercayaan yang masif dan harus dengan cepat ditangani dengan semestinya.

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru