NEWS

Banyak Keluhan Masyarakat, Menkominfo Diminta untuk Blokir Game Free Fire dan Game Mobile Lainnya!

Billy Mariza   |   Rabu, 23 Jun 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Kabar tidak sedap datang dari Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Sapuan yang meminta Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) untuk memblokir situs dan aplikasi game online mulai dari PUBG Mobile hingga Free Fire. Hal ini dianggap karena game tersebut memiliki dampak negatif pada anak sehingga diminta pemblokiran situs dan aplikasi game online secara nasional ataupun kabupaten.

Tidak hanya menyangkut dua game tersebut saja, beberapa game lainnya seperti Mobile Legends, Higgs Domino dan game sejenis lainnya diharapkan juga untuk ikut di blokir. Tentunya hal ini tidak hanya muncul begitu saja, hal ini terkait keluhan masyarakat setempat terhadap game online yang bisa diakses oleh semua orang. Terutama bagi para remaja yang masih usia sekolah.

Baca ini juga :

» Rent-a-Girlfriend: Heroine All Stars Bakal Diluncurkan Pada Tanggal 2 September Di Smartphone!
» Kolaborasi dengan Kedai Kopi, Genshin Impact Bagikan Tampilan Terbaru Albedo dan Klee
» EVOS Esports Kedatangan Pemain Dan Analyst Baru Nih Untuk EVOS Immortal!
» IGDX Kembali Digelar, Dukung Pertumbuhan Developer Game Lokal
» Mantan Bintang Sepakbola Brazil ini Bentuk Tim Profesional Free Fire!

"Bupati telah menyampaikan surat permohonan untuk meminta Menkominfo melalui Direktorat Jenderal Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir game online di wilayah Kabupaten Mukomuko," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko Bustari Maller dalam keterangan di Mukomuko, Selasa (22/6), seperti dikutip Antara.

Permohonan dilayangkan ke Kominfo lantaran pemerintah daerah setempat tidak mempunyai kewenangan memblokir situs dan aplikasi game online tersebut. Menurutnya, dampak negatif dari game online begitu besar, baik dari sisi perkembangan anak, kesehatan maupun pendidikan anak itu sendiri.

"Mereka, anak-anak itu, telah menjadi pecandu game online sehingga kondisi seperti ini seharusnya segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat," katanya. Kemudian dari sisi kesehatan, kata dia, anak yang sudah kecanduan game online akan mengalami gangguan penglihatan, obesitas hingga syndrome quervain.

Sejatinya selain sisi negatif, game juga banyak memiliki nilai positif, seperti dapat menghasilkan uang dan juga sebagai pekerjaan. Mulai dari penjualan voucher, joki, hingga Pro Player dari game tersebut. Indonesia sendiri juga merupakan salah satu negara yang cukup menakutkan jika membahas game online khususnya mobile seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends: Bang Bang.

Sumber: CNN Indonesia

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru