NEWS

Facebook Mem-Ban 3.000 Akun Akibat Misinformasi COVID-19 Dan Vaksin

Yohanes   |   Kamis, 19 Aug 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Sejak awal pandemi virus corona, Facebook telah mengambil sikap yang tegas terhadap penyebaran informasi kesehatan. Sekarang, diketahui bahwa akun, grup, dan halaman yang telah diblokir dari platform karena berulang kali melanggar aturan tersebut berjumlah 3.000.

Baca ini juga :


» Anti Cepu! Fitur Terbaru WhatsApp Memungkinkan Kamu Tidak Bisa Screenshot Chat
» 20 Juli Nanti Bisa Jadi Kiamat Internet, Google, Facebook Dkk Terancam Diblokir Kominfo Terkait PSE
» Facebook Berikan Peringatan Untuk User Yang Mencoba Cari 'Loli' Di Facebook!
» Facebook Kehilangan 1 Juta User dalam Satu Hari untuk Pertama Kalinya
» Gak Bisa Cepu, Facebook Messenger Berikan Notifikasi Jika Chat di Screenshot




Sumber: Facebook


Facebook membagikan statistik tersebut sebagai bagian dari laporan penegakan standar komunitasnya, yang mengukur bagaimana perusahaan menegakkan aturannya. Jumlah tersebut mungkin tampak rendah mengingat banyaknya informasi yang salah di Facebook tentang pandemi dan vaksin. Perusahaan tersebut juga mengatakan bahwa lebih dari 20 juta konten telah dihapus dan lebih dari 190 juta memiliki label peringatan antara awal pandemi pada tahun 2020 dan Juni lalu.

Tetapi jumlah larangan yang relatif rendah, hanya sekitar 30.000 saja, sejalan dengan temuan para peneliti yang mengatakan bahwa hanya beberapa individu yang bertanggung jawab atas sebagian besar ketidakbenaran vaksin di media sosial.

Penanganan kesalahan informasi vaksin oleh Facebook telah menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir karena pejabat pemerintah, termasuk Presiden AS Joe Biden, mengatakan Facebook harus berbuat lebih banyak untuk melawan ketidakbenaran tentang vaksin COVID-19. Di pihaknya, Facebook mengatakan bahwa keragu-raguan vaksin telah menurun hingga 50 persen di AS, menurut surveinya, dan bahwa Pusat Informasi COVID-19 telah mencapai 2 miliar orang.

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru