NEWS

Canggih! El Salvador Menjadi Negara Pertama Yang Menerima Bitcoin Sebagai Mata Uang Legal

Yohanes   |   Rabu, 08 Sep 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

El Salvador secara resmi adalah negara pertama di dunia yang menerima Bitcoin sebagai mata uang legal. Undang-undang yang mengatur tentang penggunaan Bitcoin di negara Amerika Tengah mulai berlaku pada 7 September, yang melegalkan bagi masyarakat Salvador untuk menggunakan cryptocurrency di toko fisik dan online. Dengan demikian, penduduk setempat dapat menggunakan aplikasi dompet Chivo di ponsel mereka untuk melakukan pembelian dan mengelola dana mereka.

Baca ini juga :


» Hacker Ulung Mencuri 1,4 Triliun Rupiah Dari Pertukaran Kripto Di Platform Liquid Jepang
» Seorang Penambang Bitcoin Bernyali Tinggi Ditangkap Setelah Mencuri Listrik Di Kantor Polisi
» Seorang Pria Thailand Tewas Tersetrum Komputer Penambang Bitcoin Miliknya Sendiri
» Polisi Malaysia Menghancurkan Ribuan Alat Mining Dengan Mesin Giling
» Tiongkok Lelang Harta Koruptor, Salah Satunya Kartu Yu-Gi-Oh Senilai Rp1,1 M





Pemerintah sangat ingin memulai dengan baik. Presiden Nayib Bukele mengungkapkan El Salvador telah membeli 550 Bitcoin pada tulisan ini (sekitar $26 juta yang jika dikonversi ke rupiah senilai dengan 370 M), dan Kongres negara itu minggu lalu mengesahkan undang-undang yang menetapkan dana $150 juta untuk membantu konversi dari Bitcoin ke dolar AS.

Bukele sebelumnya mengklaim langkah itu tidak hanya akan mendorong investasi, pariwisata dan pembangunan ekonomi secara keseluruhan, tetapi akan membuat sistem keuangan El Salvador lebih inklusif dengan mendekati 70 persen penduduk yang tidak memiliki rekening bank. Ini juga merupakan pengakuan atas realitas keuangan negara. Ekonominya sebagian bergantung pada pengiriman uang dari para migran, dan Bitcoin secara teoritis menyederhanakan transfer tersebut.

Namun, tidak semua orang senang dengan keputusan itu. Cointelegraph mencatat bahwa beberapa orang Salvador telah memprotes adopsi Bitcoin, dengan alasan bahwa politisi tidak berkonsultasi dengan publik. Mereka juga khawatir volatilitas cryptocurrency dapat menimbulkan risiko serius di samping stabilitas relatif dolar AS. Reuters menambahkan bahwa polisi secara singkat mengadakan kritik blak-blakan terhadap undang-undang Bitcoin, Mario Gomez. Para pejabat mengatakan itu terkait dengan penyelidikan penipuan keuangan, tetapi para pendukung khawatir ini adalah tindakan intimidasi yang dimaksudkan untuk membungkam oposisi politik.

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru