NEWS

Ketua KPI, Pak Agung Suprio Minta TV untuk Tidak Menyensor Tayangan Kartun!

Billy Mariza   |   Jumat, 10 Sep 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Sensor anime atau kartun dalam televisi Indonesia memang menjadi sorotan baru-baru ini, apalagi hal ini sempat viral dimana Anima Yell! yang tayang disalah satu televisi Indonesia mendapatkan sensor yang berlebihan. Baru-baru ini ketua KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) Agung Suprio meminta televisi untuk menampilkan kartun apa adanya.

"Gue meminta di forum ini kepada semua industri penyiaran televisi untuk tidak memblur kartun, menyensor kartun, tampilkan apa adanya," ujar Agung saat menjadi tamu di acara podcast Deddy Corbuzier, Kamis, 9 September 2021.

Baca ini juga :

» Light Novel Hits - 'Aku Reinkarnasi Menjadi Pedang' dapatkan Adaptasi Anime
» Ada yang Tegak Tapi Rambut Gojo, Jujutsu Kaisen Kolaborasi dengan Hairspray!
» Auto Jadi Sultan! Penimbun Oreo Edisi Pokemon Jual Kembali Oreo tersebut Seharga Mobil Mewah!
» Mobile Suit Gundam Unicorn Kolaborasi dengan Nike Hadirkan Sneakers Dunk High SB
» Udah Pernah Maenin Belom? Ini Dia 7 Rekomendasi Game JRPG Yang Keren Dan Asik Di Steam!

Salah satu sensor yang menjadi perbincangan dimana salah satu karakter dari serial Doraemon yaitu Shizuka terkena sensor karena menggunakan bikini.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memang telah mengeluarkan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS) pada 2012 yang mengatur apa saja yang boleh dan tidak boleh ditayangkan lembaga penyiaran, seperti larangan penayangan adegan kekerasan dan pornografi. Pasal 18 (h) SPS memang melarang tayangan yang mengeksploitasi dan/atau menampilkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti paha, bokong, dan payudara, secara close-up dan/atau medium shot.

Tampaknya, beberapa stasiun televisi dan Badan Sensor Film (BSF) menafsirkan pasal ini terlalu jauh. Dengan begitu, misalnya, asal terlihat dada perempuan, langsung disensor. Yang lebih menggelikan adalah penyensoran berlanjut ke film kartun. Beberapa adegan dalam film SpongeBob SquarePants dan Doraemon, misalnya, juga diblur.

Sebagai penutup dalam podcastnya bersama Deddy Corbuzier, Pak Agung mengungkapkan jika tidak akan ada lagi kartun yang disensor, jika nantinya akan ada kartun yang disensor di TV, maka akan segera dipanggil KPI. Wah, karena sebentar lagi Hataraku Saibou mau dirilis kita tunggu saja yah!

Sumber: Tempo

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru