NEWS

Salah Satu Negara Di Eropa Ini Melarang Warganya Membeli Smartphone Xiaomi dan Huawei

Yohanes   |   Selasa, 28 Sep 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Salah satu negara yang berada di kawasan Eropa yaitu Lituania melarang warganya untuk membeli ponsel bermerek Huawei, Xiaomi, dan OnePlus. Hal ini disampaikan oleh lembaga keamanan (National Cyber Security Center/NCSC) Lituania dalam sebuah laporan yang menguji keamanan tiga smartphone asal China, mencakup Huawei P40 5G, OnePlus 8T 5G, dan Xiaomi Mi 10 T 5G.

Baca ini juga :


» Redmi K50 Pro Dengan Dimensity 9000 Kalahkan iPhone 13 Pro Max dan Galaxy S22 di Apex Legends Mobile
» Xiaomi Umumkan Redmi Airdots 3 Pro Genshin Impact Edition dengan Desain Klee!
» Xiaomi Resmi Rilis Redmi Note 11 Series di Indonesia Dengan Harga Mulai Dari Rp 2 Jutaan
» Bocoran Desain Realme GT Pro 2 Beredar, Mirip Google Nexus 6P Atau Figur Among Us?
» Xiaomi 12 Akan Jadi Smartphone Pertama Yang Gunakan Snapdragon 898, Calon Setrika Lagi?




Sumber: Huawei


Dilansir pengujian tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti beragam laporan yang beredar selama beberapa tahun terakhir, di mana ketiga merek ponsel asal China tadi diduga terlibat dalam kegiatan atau operasi yang mencurigakan. "Saran kami adalah tidak membeli smartphone merek China, dan menggantinya secepat mungkin apabila Anda memilikinya," ujar Wakil Menteri Pertahanan Lituania Margiris Abukevicius.

Didasari laporan NCSC Lituania, ponsel Xiaomi yang diuji disebut telah ditanamkan dengan sebuah dokumen sistem atau modul yang bisa berkomunikasi dengan server milik China yang tersebar di seluruh dunia secara diam-diam tanpa diketahui oleh user. Untuk ponsel Huawei, proses instalasi beragam aplikasi di perangkat tersebut (via AppGallery) diklaim dapat mengundang beragam program berbahaya atau yang biasa disebut malware yang menjangkiti smartphone Huawei. Sedangkan untuk ponsel OnePlus, pemerintah Lituania tak menemukan adanya celah keamanan berbahaya atau komunikasi dengan server China yang mencurigakan, belum diketahui mengapa nama OnePlus tetap disebutkan dalam laporan ini.

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru