NEWS

Melanggar Hak Cipta, Pembuat Kue Berdekorasikan Anime Demon Slayer Ditahan Oleh Kepolisian

Billy Mariza   |   Rabu, 10 Nov 2021


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Hak cipta suatu karya mutlak adanya, jika kalian membuat suatu seni lalu ada pihak tak bertanggung jawab yang menggunakan seni tersebut untuk kepentingannya sendiri tanpa izin, pastinya kalian bakal merasa kesal. Kira-kira itulah yang terjadi dengan kejadian pelanggaran hak cipta suatu karya di Jepang baru-baru ini.

Pada 9 November, Wanita berumur 34 Tahun berprofesi sebagai pembuat kue di bangsal Shibuya ditahan oleh Kepolisian Jepang. Alasan dari penahanan tersebut adalah dekorasi kue yang ia buat menyerupai ilustrasi salah satu adegan dari anime populer, Demon Slayer A.K.A Kimetsu no Yaiba, telah melanggar pasal hak cipta.



Baca ini juga :

» Akibat Pandemi, Kebutuhan Akan Konten Anime di Pasar Global Meningkat
» Masih Dibawah Umur, Netizen Twitter Kritik Penampilan Sensual Nezuko di Episode 6
» Survei Terbaru Perlihatkan 100 Game Terbaik Menurut Netizen Jepang! Ada Game Favoritmu Diantaranya?
» Knives Out Server Jepang Umumkan Akan Berkolaborasi Dengan Manga Jujutsu Kaisen!
» Merayakan Natal, Stasiun TV Jepang Akan Kembali Tayangkan School Days Untuk Keenam Kalinya!

Menurut laporan dari Kepolisian Jepang, kue tersebut dijual dan diiklankan lewat internet dan sosial media Instagram dengan kisaran harga 1300 sampai 1500 yen (Kurang lebih Rp. 1 juta 664 ribu sampai Rp. 1 Juta 890 Ribu). Dari investigasi lebih lanjut, Wanita tersebut dapat mendapat keuntungan sebesar 6.5 Milyar yen (Rp. 8 Ratus Juta 412 Ribu) sejak Juli 2019 hingga sekarang.

Wanita tersebut mengungkapkan bahwa ia membuat pesanan tersebut atas permintaan pelanggan lewat Instagram dengan mengirimkan gambar yang mereka inginkan sebagai dekorasi kuenya. Ia mengakui bahwa yang ia lakukan memang tindak kriminal, namun itulah cara tercepat untuk dapat menjual seluruh kuenya dengan bermodalkan dekorasi anime.

Beberapa studio produksi anime juga melayangkan keluhannya mengenai hal tersebut, karena itulah Kepolisian Jepang langsung sigap menanggapi masalahnya agar tidak menjadi lebih parah.

Sumber: Somoskudasai

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru