NEWS

Dibeli Microsoft, CEO Activision Dikabarkan Awalnya Tak Menyukai Kesepakatan Tersebut!

Billy Mariza   |   Rabu, 19 Jan 2022


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Tak sekuat Sony, Microsoft dengan Xbox-nya membuktikan bahwa mereka dapat eksis dengan cara mereka sendiri. Lewat berita mengenai Microsoft yang akan mengakuisisi perusahaan game Activision Blizzard, bisa dibilang merupakan salah satu kesepakatan yang mengejutkan banyak netizen, namun juga dinilai sebagai keputusan terbaik yang mereka buat.

Ada juga beberapa pihak yang tak menanggapi berita tersebut dengan positif. Salah satunya dan yang paling tak mengejutkan adalah CEO Activision, Bobby Kotick, yang kabarnya amat tidak menyukai kesepakatan tersebut pada awalnya. Malahan, Kotick berencana untuk menunggu jika ada perusahaan lain yang mampu menawarkan uang jauh lebih banyak daripada Microsoft.



Baca ini juga :

» Resmi Cross-platform Antar Konsol dan PC, Fall Guys Umumkan Gamenya Gratis!
» Latih Skill Mengendap - Endapmu di 7 Game Open World Stealth Ini!
» Jelajahi Dunia Dengan Teknologi Tinggi! 7 Game Sci-Fi Yang Rilis di 2022
» Gamer PC Dijamin Anti Buntung! Inilah 7 Fakta PC Game Pass yang Wajib Diketahui
» Asisten Virtual Microsoft Office, Clippy, Menunjukkan Wajahnya di Halo Infinite

Pada akhirnya, Kotick pun menerima akuisisi tersebut dengan alasan yang mudah, "mau tidak mau". Kotick yang tengah berada di situasi yang amat mengancam diakibatkan skandal pelecehan seksual beberapa waktu lalu, harus menerima kesepakatan tersebut. Pastinya ia berharap agar kasus tersebut dapat terselesaikan sesegera mungkin setelah proses akuisisi dari Microsoft.

Netizen serta gamer yang telah mengetahui skandal tersebut pun bersikeras meminta Bobby Kotick mundur dari perusahaan game yang dipimpinnya selama 31 tahun tersebut. Hal itu dikarenakan dirinya yang mengetahui kejadiannya, namun tak bertindak apa-apa untuk menyelesaikan masalah internal tersebut. Untuk sekarang, Kotick dipastikan tetap menjadi CEO Activision sampai kontraknya habis pada Juni 2023.

Sumber: Bloomberg

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru