NEWS

Netflix Laporkan Telah Kehilangan 200.000 Pelanggan untuk Pertama Kalinya

Christa   |   Rabu, 20 Apr 2022


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Kabar kurang mengenakkan datang dari Netflix, layanan streaming populer asal Amerika Serikat. Meskipun di tengan pandemi mereka berjaya, mengingat banyak orang menghabiskan waktu untuk streaming serial maupun film favoritnya di platform tersebut, kenyataannya tidak demikian. Berdasarkan laporan kuartal pertama tahun 2022, perusahaan baru saja melaporkan bahwa mereka telah kehilangan 200.000 pelanggan secara global, dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca ini juga :

» Rilis Teaser Season 2, Mr Beast Minta Tantangan Squid Game Mudah Direalisasikan ke Dunia Nyata
» Terlihat Seram! Kapal Going Merry Dari One Piece Live-Action Dikritik Oleh Para Penggemar!
» Rilis Trailer Baru, Resident Evil Live-Action Pamerkan Kengerian Para Mutan!
» Serial Horizon Zero Dawn untuk Netflix Dilaporkan dalam Tahap Pengembangan Awal
» Dampak Penurunan Subscribers, Netflix Dituntut Oleh Para Pemegang Saham

Melansir dari The Verge, Netflix memperkirakan bahwa penurunan pelanggan akan terus meningkat, dimana mereka bisa saja kehilangan 2 juta pelanggan pada kuartal kedua. Pada Januari, Netflix mengumumkan adanya peningkatan langganan di bulan pertama dalam dua tahun. Sementara laporan pendapatan hari ini berisi bahwa ada 30 juta rumah tangga di Amerika Serikat dan Kanada yang menggunakan sharing password. Jika diakumulasi dengan di seluruh dunia, maka jumlahnya bisa mencapai 100 juta rumah tangga.



Sumber: Bloomberg


Awalnya, Netflix mengizinkan para pengguna untuk berbagi akun agar bisa menggunakan layanannya dengan mudah di mana saja. Akan tetapi, melihat isu tersebut perusahaan tidak lagi menerapkan sistem ini. Bagi pengguna yang melakukannya, akan dikenakan biaya di kemudian hari. Untuk saat ini, perusahaan masih menguji coba segala cara agar bisa menyelesaikan masalah anjloknya jumlah pelanggan.

Sumber: The Verge

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru