NEWS

Uang Kaget? Google Salah Transfer Rp 3,7 Miliar ke Hacker

Yohanes   |   Senin, 26 Sep 2022


Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Google, perusahaan raksasa yang dikenal sebagai search engine paling populer baru saja melakukan salah transfer terhadap seorang peretas (hacker) bernama Sam Curry, dimana dirinya mengklaim menerima transferan uang dari Google senilai 250.000 dolar AS atau setara Rp 3,7 miliar. Uniknya, dia tidak merasa mengerjakan proyek atau program apapun untuk raksasa teknologi tersebut. Peristiwa ini sudah terjadi sejak bulan lalu, namun hingga kini Curry tak kunjung mendapat kabar lebih lanjut terkait transferan senilai miliaran itu. Dia kemudian mengunggah cuitan di Twitter untuk menjangkau Google. "Sudah lebih dari 3 minggu sejak Google mengirimi saya uang senilai 249.999 dolar AS secara random dan saya masih belum mendengar apapun soal akomodasi tiket. Apakah ada cara agar kita bisa bertemu @Google," kata Curry, melalui Twitter pribadinya dengan username @samwcyo.

Baca ini juga :


» Google Resmi Perkenalkan AI yang Bisa Menjadi Penulis Cerita dan Editor
» Google Play Games Beta Resmi Rilis di PC untuk Indonesia! Berikut Spesifikasi PC yang Dibutuhkan
» Perusahaan Eskrim Jepang Rilis Game Dating Sim dengan Pria Berkepala Pino
» Gak Mau Kalah, Kini Android Sudah Ada Fitur Dynamic Island
» Data Pribadi dibobol Hacker, Kominfo: Tolong Hacker Kalo Bisa Jangan Nyerang!




Sumber: @samwcyo


Memang diketahui bahwa Sam Curry memang terkadang ikut program bug bounty atau berburu bug keamanan untuk perusahaan-perusahaan termasuk Google. Pekerjaan utamanya adalah insinyur keamanan di Yuga Labs, startup blockchain asal AS. Biasanya, para pemburu bug menerima hadiah dari perusahaan ketika berhasil menemukan bug atau kerentanan pada sistem maupun produk/layanan yang disediakan perusahaan tersebut.



Namun jelas bahwa transferan kali ini bukanlah hadiah dari program bug bounty. Untuk itu, dia menjaga uang tersebut sebagai antisipasi jika Google memintanya kembali. Karena Google begitu lama menghubunginya, Curry memindahkan uang itu ke rekening terpisah guna menghindari pajak. Pada akhirnya Curry menilai bahwa Google salah transfer. Dan ternyata penilaian Curry benar adanya, transferan uang itu terjadi karena kesalahan. Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Google berkata bahwa peristiwa itu terjadi karena kelalaian manusia (human error). "Tim kami baru-baru ini melakukan pembayaran ke pihak yang keliru sebagai akibat dari human error. Kami menghargai bahwa (kekeliruan) itu dikomunikasikan dengan cepat kepada kami oleh mitra yang terdampak dan kami sedang memperbaikinya," kata juru bicara Google. Perwakilan Google itu juga menambahkan, akan mengambil kembali uang tersebut.

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru