FEATURE

Perbedaan Esports Indonesia Dulu dan Sekarang, Sudah Sebaik Apa Sih?


Perbedan Dulu dan Sekarang

Menurut Tommy, esports Indonesia saat ini sudah semakin baik. Dirinya memberikan pandangan kalau dulu, event esports sekala nasional di Indonesia dalam setahun paling banyak dua sampai tiga kali. Kalau sekarang, sebulan saja bisa ada 3 sampai 4 kali sehingga setahun itu bisa mencapai lebih dari 10 kali, termasuk event-event game besar lainnya.


Lebih lanjut lagi, Tommy menjelaskan bahwa saat ini sudah banyak pihak yang mau jadi sponsor untuk event esports. "Selain itu, dari sisi sponsor lebih berani dalam mendukung acara esports. Bisa dilihat dari jumlah hadiah yang mencapai miliaran Rupiah. Zaman kami dulu, hadiah 50 juta Rupiah saja sudah pada rebutan," paparnya kepada KotakGame.

Baca ini juga :

» Luar Biasa, Pendapatan Industri Game Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara pada Tahun 2018
» Inilah Alasan Arena of Valor Adalah Mobile Game yang Menyenangkan
» Solusi Gaming Tetap Bahagia dan Tenang Walaupun Sering Kalah
» 4 Mobile Game dengan Ekosistem Esports Paling Sehat di Indonesia
» Melihat Esports dari Kaca Mata Event Organizer, Wawancara Eksklusif dengan Hendri Andrigo Sutanto
Itu kalau dari faktor hadiah dan banyaknya kompetisi. Selanjutnya, Kru KotGa juga menanyakan tentang drama di esports zaman dulu. Ternyata, bukan baru-baru ini saja banyak drama di dunia epsorts, tetapi dari dulu juga sudah sering terjadi. Hanya saja, dulu itu dramanya banyak terjadi pada forum online di dunia maya. Yah, walaupun kadang ada drama yang terbawa sampai ke dunia nyata. Menariknya, ada juga pihak yang tidak ikut bertanding, tapi ikut bikin drama.


Untuk esports yang lebih baik, Tommy berharap agar atlet esports Indonesia bisa menorehkan prestasi seperti para atlet bulu tangkis Indonesia serta jangan berlebihan dalam dramanya. Dan sebagai seorang pengajar, Tommy berusaha untuk mempersiapkan mahasiswanya sebagai generasi penerus, harapannya agar anak didiknya kelak bisa menggantikan atau meneruskan perjuangan para pendahulu yang sudah pensiun dari industri game, khususnya esports.


Sebagai penutup, kalau bisa kembali muda dan punya kesempatan yang sama untuk menjadi panitia esports seperti dulu, Tommy ingin menjalankan konsep event game pernah dia buat dulu, yaitu Indonesia Game Show skala internasional. Hanya saja, ia menolak untuk menjelaskan tentang konsepnya kepada KotakGame. "Penjelasan konsep rahasia," tutupnya.

Well, itulah kira-kira gambaran tentang perbedaan esports Indonesia dulu dan sekarang dari pandangan seseorang yang ahli dibidangnya. Sampai jumpa pada artikel spesial edisi Master Fakry selanjutnya yang seharusnya tidak kalah menarik, ya!





(KotakGame)

TAGS



(Total View : 28963)
rekomendasi terbaru