FEATURE

Melihat Esports dari Kaca Mata Event Organizer, Wawancara Eksklusif dengan Hendri Andrigo Sutanto


Intro


Halo Kotakers,

Bicara tentang esports atau olahraga elsktronik, pasti tidak terlepas dari kemegahan acaranya. Kemegahan tersebut terwujud dalam venue acara yang keren, mulai dari tata panggung, pencahayaan, sistem suara dan lainnya. Nah, pada pembahasan kali ini, Kru KotGa akan membahas esports dari sudut pandang yang berbeda. Apabila umumnya membahas esports dari sudut pandang game yang dipertandingkan dan tim esports, kali ini Kru KotGa akan membahas dari sudut pandang event organizer (EO) dan infrastrukturnya.


Keramaian event esports

Untuk mendapat data yang akurat, Kru KotGa telah mewawancarai Hendri Andrigo Sutato, pendiri Digitalife sekaligus owner Gamer Village. Digitalife merupakan perusahaan yang bergerak dalam tiga bidang utama, yaitu IT center management, exhibition creator and event organizer, dan customer relation business and media. Sedangakan Gamer Village adalah game center kelas premium yang telah dibuka di Mangga Dua, Bekasi dan Yogyakarta.


Hendri Andrigo Sutato

Karirnya di ranah EO acara game sendiri dimulai pada tahun 2009 melalui Digitalife. Dari sana, barulan Hendri dan timnya mulai membuat berbagai turnamen dan acara game, seperti Indonesia Esports Super League, South East Asia DOTA 2 Championship hingga Jakarta Game Festival. Sebelum terjun ke industri game, Hendri pernah bekerja sebagai staf IT di perusahaan retail baju, kemudian sebagai membukan usaha toko komputer bernama Virago Technicom di Harco Mangga Dua, Jakarta.


Jakarta Game Festival

Baca ini juga :

» 4 Mobile Game dengan Ekosistem Esports Paling Sehat di Indonesia
» Perbedaan Esports Indonesia Dulu dan Sekarang, Sudah Sebaik Apa Sih?
» 5 Profesi di Industri Game Indonesia Ini Bisa Jadi Pilihan Kamu Lho, Girls
Berikut adalah hasil wawancara Kru KotGa dengan Hendri.

Kru KotGa: Event game atau esports top apa nih yang ditangani setahun terakhir?

Hendri: Event yang kita tangani secara infrastruktur, pada tahun ini, antara lain Indonesia Game Xperience (IGX), Kratingdaeng Indonesia Esports Championship (IEC) dan Point Blank National Championship (PBNC) 2018.


Kratingdaeng IEC 2018


PBNC 2018

Kru KotGa: Event esports tengah hype banget di Indonesia. Bahkan pemilik brand di luar game pun ingin terjun ke industri esports. Nah, menurut Anda, sejak kapan Indonesia punya event esports yang dibuat sendiri oleh EO Indonesia (bukan event esports dari luar, ya)?

Hendri: Kalau persisnya siapa saya tidak tahu. Tetapi dari kami sendiri pernah membuat acara yang bertajuk Indonesia Esports Super League sejak tahun 2011 dan South East Asia DOTA 2 Championship sejak 2013.


South East Asia DOTA 2 Championship


IESL

Lanjut baca ke halaman selanjutnya, yuk!

TAGS



(Total View : 6444)
rekomendasi terbaru



Latest feature

[SPECIAL] Memaksimalkan P...

Kehadiran Ragnarok M: Eternal Love langsung merubah data statisti...

Siapkan Tabungan, Inilah ...

Menjelang penghujung akhir tahun 2018, sepertinya industri game s...

Mobile 'RPG' Paling Mengh...

Nah, pada artikel ini kru KotGa akan mengajakan Kotakers untuk ki...

Most Popular Feature