SPECIAL FEATURE

Melihat Esports dari Kaca Mata Event Organizer, Wawancara Eksklusif dengan Hendri Andrigo Sutanto


Esports

Kru KotGa: Berdasarkan pengalaman Anda, apa saja sih yang harus dipenuhi untuk membuat sebuah event game, khususnya esports?

Hendri:
  • Infrastruktur yang memadai seperti lahan, peralatan turnament dan tentunya pendanaan
  • Tim kerja yang solid dari semua sisi produksi
  • Mengetahui seluruh regulasi dari pihak publisher atau developer game yang akan dipertandingkan
  • Memiliki badan usaha yang jelas dan terdaftar sehingga semua aktivitasnya bisa dipertanggung jawabkan
  • Berkomunikasi dengan baik ke seluruh peserta esports


Network

Kru KotGa: Dalam menjalankan event esports, mungkin ada kendala teknis atau non-teknis yang muncul. Nah, kendala apa sih yang sering ditemui ketika menjalankan event dan masalah apa yang tidak boleh sampai terjadi?

Hendri: Kendala Teknis lebih kebanyakan ke masalah listrik, networking dan internet ketika dibuat di satu venue. Kendala yang tidak boleh terjadi adalah terkait perizinan, baik ke pemerintah, publisher, developer game ataupun ke lingkungan sekitar venue.


Gaming online central zone

Kru KotGa: Terakhir, zaman sekarangkan event esports banyak "drama", kalau dulu, apakah banyak dramanya juga?

Hendri: Drama, kami anggap dulu sebagai miskomunikasi saja dikarenakan terbentur dengan kendala teknis dan jam operasional event ketika pertandingan belum rampung, tetapi izin venue sudah harus berakhir. Sebagian besar hal tersebut saja.


Kompetitif

Baca ini juga :

» Srikandi Dunia Esports Indonesia! Inilah Deretan Nama-Nama Talent Esports Wanita Versi Kru KotakGame!
» Rekap Perjuangan Tim Esports Indonesia untuk Raih Medali SEA Games 2019
» Esports di Indonesia & Perkembangannya Selama 20 Tahun
» Kenalan dengan Punipun, Brand Ambassador ROG yang Super Imut
» Kenalan Dengan Rex Regum Qeon, Tim 'Raja' yang Miliki Banyak Prestasi
Oh iya, dalam wawancara itu, Hendri memaparkan tentang pengalamannya dalam mengatasi masalah terkait sambungan internet nirkabel (Wifi) ketika turnamen mobile game berlangsung. Asal kamu tahu saja, masalah Wifi ini sangat unik, karena sumber masalahnya tidak selalu dari sisi teknis, namun juga dari pesertanya. Sebab, kadang peserta tidak melakukan sesuai dengan arahan pihak penyelenggara. Misalnya, harus menggunakan jaringan A ketika berada di posisi panggung kanan, atau menggunakan jaringan B apabila bertanding di posisi panggung kiri. Atau kasus lainnya, peserta sendiri yang membagikan password wifi yang seharusnya hanya dipergunakan untuk pertandingan ke temannya sehingga menyebabkan lalu lintas jaringan yang harusnya steril itu jadi ramai. Selain kendala wifi, masalah kadang terjadi ketika peserta tidak mau menggunakan perangkat mobile yang disediakan oleh penyelenggara, karena mereka lebih nyaman menggunakan perangkat milik sendiri.


Event internasional

Okey, itulah hasil wawancara Kru KotGa dengan pendiri Digitalife sekaligus owner Gamer Village. Menurut kamu yang sering datang ke event game, apa saja sih yang harusnya diadakan oleh pihak penyelenggara supaya acara yang diselenggarakan itu jadi tambah seru dan tidak ngebosenin!? Utarakan pendapat kamu di kolom komentar, ya!

(KotakGame)

TAGS



(Total View : 23584)
rekomendasi terbaru