SPECIAL FEATURE

Esports di Indonesia & Perkembangannya Selama 20 Tahun


Halaman 2

Selain Lyto, penerbit game online Indonesia yang rutin menyelenggarakan acara tahunan adalah Megaxus Infotech. Nama acaranya pun sangat bergengsi, yaitu Megaxus Olimpiade, yang dimulai pada tahun 2009, dan masih rutin diadakan sampai tahun 2018. Mungkin akan terus berlanjut, mengingat Audition AyoDance yang merupakan game paling top dari Megaxus masih terus eksis hingga saat ini.


Meski tidak ikutan menggelar acara berkonsep festival seperti Lyto dan Megaxus, tetapi sebagian penerbit game online Indonesia yang lain tidak mau kalah dengan menggelar turnamen nasional untuk gamenya masing-masing. Salah satu penerbit yang memiliki beberapa game dengan popularitas turnamen paling top adalah Kreon, dengan game berjudul Point Blank, Lost Saga, dan Dragon Nest. Ketika masing-masing game ini diadakan turnamennya, gamer yang hadir untuk meramaikan pasti rame banget. Selain untuk melihat pertandingan dari dari tim unggulan, gamer pun bisa mendapat berbagai hadiah menarik kalau hadir ke lokasi acara, mulai dari kaos, voucher game, item in-game dan lainnya.

Kalau Kru KotGa ingat lagi, turnamen game bertaraf dunia yang pertama kali diadakan di Indonesia adalah Ragnarok World Championship atau RWC di tahun 2010, walaupun sangat disayangkan tim Indonesia tidak mendapat title sebagai juara. Kalau WCG memang turnamen kelas dunia, namun berdasarkan informasi dari Tommy Mualim, salah satu panitia dari rangkaian WCG Indonesia, semua WCG yang diadakan di Indonesia statusnya adalah kualifikasi dalam rangka mencari tim terbaik dari setiap negara untuk bertanding di grand final.


Perwakilan Indonesia untuk WCG 2001 Korea Selatan

Baca ini juga :

» Rekap Perjuangan Tim Esports Indonesia untuk Raih Medali SEA Games 2019
» Kenalan dengan Punipun, Brand Ambassador ROG yang Super Imut
» Kenalan Dengan Rex Regum Qeon, Tim 'Raja' yang Miliki Banyak Prestasi
» Yuk Kenalan dengan ONIC Esports, Tim Baru yang Raih Segudang Prestasi!
» Kenalan dengan Cimon (Cindy Monika), Influencer Sekaligus Calon Dokter yang Cemerlang
Setelah RWC 2010, turnamen dunia kedua yang diadakan di Indonesia adalah Point Blank International Championship atau PBIC 2012. Turnamen dunia yang diadakan di Bandung ini membawa angin segar untuk esports Indonesia kala itu, mengingat tim perwakilan Indonesia, FPF REAL 186, berhasil menjadi juaranya. Kamu bisa baca keseruan PBIC 2012 DI SINI.


FPF REAL 186

Selain publisher game, ada juga pihak penyelenggara acara (EO) yang ikut meramaikan turnamen esports Indonesia yang mana mereka mengadakan turnamen di pameran teknologi, khususnya komputer. Sebut saja yang acara komputer yang rutin sebagai lokasi penyelenggaraan pameran sekaligus ada turnamen gamenya adalah Indocomtech dengan Jakarta Game Show 2011, 2012 dan 2013. Di samping mempopulerkan game, melalui pameran seperti ini, penyelenggara juga bisa mempromosikan produk sponsor dari berbagai brand gaming.


Indonesia Game Show (IGS) juga tidak boleh terlewatkan, ajang pameran yang juga diramaikan dengan kompetisi game ini juga sangat menarik di zamannya. Namun sayang, acara tahunan yang pertama kali digelar pada tahun 2012, terakhir kali eksis di tahun 2014 alis hanya tiga kali diadakan. Kemeriahan IGS 2014 bisa kamu baca DI SINI.

TAGS



(Total View : 33731)
rekomendasi terbaru