SPECIAL FEATURE

Esports di Indonesia & Perkembangannya Selama 20 Tahun


Halaman 4

Nah, di akhir tahun 2016, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) resmi dirilis oleh Moonton di Indonesia. Mobile game bergenre MOBA ini sukses jadi fenomena, karena dimainkan oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, masyarakat kelas bawah hingga atas. Bahkan namanya semakin meningkat setelah perilisan dan promo luar biasa dari Mobile Arena (MobA) yang kini diubah namanya jadi Arena of Valor (AOV), game bergenre serupa yang dirilis oleh Garena Indonesia.


Bersamaan dengan hype MLBB ini, sebenarnya ada mobile game lain yang tengah hype di Indonesia, yaitu Crisis Action. Sempat juga diadakan turnamen kualifikasi Indonesia untuk kejuaraan kelas dunianya di tahun 2016. Namun, dominasi game ini di ranah esports tahai air langsung surut seiring dengan semakin populernya MLBB.

Nyaris setahun setelah rilis, MLBB semakin fenomenal karena mampu menghadirkan sebuah turnamen yang dihadiri oleh begitu banyak pengunjung. Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC) 2017 pertama kali digelar di Indonesia, tepatnya Taman Anggrek Mall. Melalui momen inilah banyak pihak yang menyadari bahwa potensi esports di Indonesia itu begitu besar. Well, sebelum ini, potensi esports di Indonesia memang sudah besar. Hanya saja, peningkatan perhatian masyarakat awam terhadap industri game, khususnya esports, meningkat sangat drastis.


Keramaian MSC 2017


Menurut pantauan Kru KotGa, spesifiknya peningkatan kesadaran terhadap esports ini didominasi oleh MLBB, sementara peningkatan untuk game kompetitif lain, seperti DOTA 2, Counter-Strike: Global Offensive, Vainglory, Tekken 7, dan FIFA, tetap biasa-biasa saja, meskipun tetap naik. Namun tidak sepesat MLBB. Hal ini bisa dirasakan dari semakin maraknya penyelenggara yang mengadakan turnamen MLBB sebagai game utama, atau sebagai penarik perhatian pengunjung apabila game utamanya adalah judul game lain. Yang jelas, MLBB nyaris selalu ada dalam setiap acara game.

Baca ini juga :

» Rekap Perjuangan Tim Esports Indonesia untuk Raih Medali SEA Games 2019
» Kenalan dengan Punipun, Brand Ambassador ROG yang Super Imut
» Kenalan Dengan Rex Regum Qeon, Tim 'Raja' yang Miliki Banyak Prestasi
» Yuk Kenalan dengan ONIC Esports, Tim Baru yang Raih Segudang Prestasi!
» Kenalan dengan Cimon (Cindy Monika), Influencer Sekaligus Calon Dokter yang Cemerlang
Selain turnamen esports MLBB yang semakin mendapat sorotan oleh berbagai pihak, tim-tim profesional papan atas yang bertanding dalam setiap turnamen resminya pun mendapat sambutan yang sangat baik oleh gamer. Akhirnya, tim esports itu pun menjadi idola seperti layaknya selebritas di media televisi. Meskipun, jauh sebelum momen ini, sudah ada juga tim esports idola yang punya banyak penggemar setia, sebut saya salah satunya Team nxl> divisi CS:GO yang dikepalai oleh Richard Permana.


Team nxl> Juara Asian Cyber Games SEA Grand Final 2013

Dikarenakan hype esports di Indonesia, akhirnya menarik perhatian franchise turnamen esports luar negeri. Sepengetahuan Kru KotGa, franchise esports yang pernah diadakan di Indonesia, yaitu Global Esports Championship (GESC), World Electronic Sports Games (WESG), Electronic Sports League (ESL), dan Ultimo Hombre.

Buat yang belum tahu, mantan vokalis band ternama tanah air, Nidji, yaitu Giring Ganesha juga ikut meramaikan industri esports Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, ia berada dalam posisi atas sebagai Ketua Indonesia Esports Premier League (IESPL) yang telah menjalankan Piala Presiden Esports 2019, dengan game yang dipertandingkan saat itu adalah Mobile Legends: Bang Bang.

TAGS



(Total View : 33726)
rekomendasi terbaru