Feature

[Diary Kru KotGa] Moment Ngeselin Tapi Ngangenin Ketika Bermain Dirental PlayStation 2

oleh: Cralizer77

Pada tahun 2000 lalu adalah era dimana ketika dunia memasuki era milenium yang diklaim sebagai era moderen dan merupakan titik perubahan roda industri elektronik sampai sekarang. Pernyataan tersebut memang dimanfaatkan oleh Sony dengan merilis perangkat konsol terbaru yaitu PlayStation 2, tepatnya pada tanggal 4 Maret 2000 diwilayah Jepang dan diikuti dengan perilisan wilayah Amerika Utara dan Eropa pada tahun yang sama.

Di Indonesia sendiri saat itu gamers masih menggandrungi konsol PlayStation 1 A.K.A PSX dan tentunya rental-rental PS1 masih menjamur diberbagai wilayah Indonesia, keberadaan konsol PS2 tersebut tidak menggetarkan para pelaku bisnis rental PS1 dan masih bertahan dengan usahanya dalam beberapa tahun. Namun perlahan tapi pasti, eksistensi dari PS2 ini tidak bisa dipungkiri lagi, karena merupakan perangkat konsol yang berhasil menghipnotis gamers dengan kehebatan grafis yang ditampilkan pada setiap judul game-nya. Sehingga banyak pelaku usaha bisnis rental PlayStation 1 mengganti usahanya dengan konsol PlayStation 2, tentunya dengan adanya masa transisi tersebut tidak keluhan sama sekali dari gamers yang suka nongkrong dirental (seakan lupa).

Kali ini kru KotGa akan mengajak kembali Kotakers untuk bernostalgia tentang moment ngeselin yang terjadi ketika sedang bermain dirental PlayStation 2. Nah, buat Kotakers yang anak rental, yuk! Merapat liat apa saja sih moment tersebut? Simak di bawah ini.

  • 1. Banyak stick rusak


    Waktu kerental PS2 pastinya Kotakers nemuin namanya banyak stick yang rusak atau terkadang masih bisa dipakai tapi suka ngadet ketika digunakan buat main. Biasanya rental PS2 yang sudah buka lama kadang suka menemukan stick DualShock2 digantung-gantung dengan mencantelkan kabel pada paku atau ditaruh dikardus guna memudahkan orang yang datang untuk memilih stick, soalnya ada satu misteri yang belum terpecahkan sampai sekarang, yaitu misteri kenapa stik jadi rusak kalau digulung kabelnya. Jadi ketika kalian kerental, budaya hoki-hokian dapet stick bagus teryata berlaku lho.

  • 2. Memory card ketinggalan dan menghilang


    Gak ada yang lebih ngeselin ketika memory card satu-satunya ketinggalan dan ketika balik lagi kerental sudah raib alias menghilang. Moment ini sering terjadi ketika Kotakers hendak buru-buru meninggalkan rental dan ketika kembali lagi tidak ada satu orang ditempat kejadian perkara (TKP) yang mengaku melihat benda kesayangan tersebut. Apesnya jika pihak yang punya rental suka tidak tahu menahu soal adanya benda yang hilang ditempatnya.

  • 3. PlayStation 2 "Error"


    Sama seperti pada PS1, di PS2 kelemahan utama ada pada optiknya guna membaca kaset-kaset yang diletakan diatasnya. Optik ini bakalan melemah seiring dengan intensitas pemakaian yang sering bertambah. Kalau udah gitu, PS bakalan lamaaaaaa banget loadingnya. Beruntung PS2 punya banyak teknik biar tidak error yakni dengan memiringkan atau pada PS2 yang sudah moderen dengan menggunakan sistem hardisk yang kini masih dipakai sampai sekarang.

  • 4. Penonton bawel


    Namanya juga dirental, pasti ada saja anak kecil yang suka nontonin orang sedang main, gak peduli orang yang main itu orang dewasa atau orang tua, si anak kecil pastinya suka nyeletuk ketika lagi asik bermain. Mungkin memang anak rental dan agak bawel, tapi tingkat intelejensi tingginya keluar pas sedang berada di stage yang sulit dan kadang suka memberikan info agar mudah melewatinya. Nah, ini bocah kalo gedenya pasti cocok jadi reviewer game-game di media. Contohnya kru KotGa yang suka bikin review game. Lho berarti?

  • 5. Nanggung moment


    Bagi Kotakers yang sering nongkrong dirental PS, pastinya gak asing dengan istilah kata "nanggung" atau kalimat "Bang.. tanggung dong belum di save nih game-nya". Nah, ini merupakan kalimat sakti yang sering digunakan oleh gamers rental untuk "ngelama-lamain" durasi padahal waktu sudah abis. Kan jadi ngeselin yang nunggunya...

  • 6. Mati lampu = Ekstra Time


    Mati lampu merupakan musuh utama dari anak rental. Yang paling ngeselin adalah ketika kita udah main lama tapi data permainan belum di save. Untungnya ada beberapa rental yang memberikan kebijakan tambahan durasi bermain selama mati lampu berlangsung.

  • 7. Disamperin Ortu


    Dicariin orang tua juga mungkin jadi hal yang dikangenin ketika kita main di rental PS2. Apalagi sekarang yang dulunya suka nongkrong dirental PS2 pasti sudah besar atau sudah berkeluarga, tetapi ketika disamperin ortu pas lagi dirental itu adalah dimana orang tua kalian benar-benar sayang. Mungkin pas disamperin perah kejadian yang tidak mengenakan, seperti disambit pake sendal, dijewer, hingga diseret-seret. Kesel sih saat itu, tapi moment ini adalah moment yang mungkin paling ngangenin dan paling berkesan bagi Kotakers yang telah ditinggal orang tua selamanya.


Nah, itulah tujuh hal ngeselin ketika kalian pernah nongkrong dirental PS2, Suka duka diatas emang gak bisa dilupain gitu aja, terlebih lagi sekarang udah semakin dikit rental PS yang buka. Apalagi kini rental PS2 udah sedikit yang buka karena mulai tergantikan dengan rental PS3. Selain itu, anak-anak sekarang juga lebih suka bermain gadget di kamar masing-masing. Entah itu dengan smartphone, tablet, ataupun laptop. Jujur saja, kalau bisa kru KotGa ingin kembali kemasa dimana masih menjadi anak kecil yang bawel ketika dirental PS2 walaupun gak main, jadi orang yang suka nambah durasi, sampai orang yang nemuin memory card yang ketinggalan.

So, semoga artikel di atas tadi bermanfaat buat Kotakers yang ingin bernostalgia sebagai anak rental lagi.

(KotakGame)

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru