Feature

Evolusi Kratos Dari Masa ke Masa di Franchise God of War

oleh: VolkanKaya

God of War, pertama kali memulai debutnya sebagai franchise game action hack and slash pada tahun 2005 lalu, franchise ini terus berkembang dan mendapatkan popularitas tinggi dari pendekatan jalan cerita yang berhasil memperlihatkan potret brutal dari mitologi Yunani kuno. Disini kita tidak hanya berbicara soal tema peperangan antar dewa Olympus, tapi juga sebuah kisah balas dendam dari sang demigod legendaris Kratos.

Sebagai karakter sentral dalam franchise ini, Kratos adalah seorang prajurit sparta yang paling tangguh di masanya. Setelah berhasil menjadi salah satu jenderal terkuat di Yunani, harga diri dan masa depan Kratos sayangnya harus hancur di tangan para dewa Olympus. Kebenciannya yang dalam kepada para dewa telah menuntunnya ke jalan penuh darah dan pengorbanan yang telah menyentuh hati para gamer. Tidak peduli apakah kamu fans veteran atau tidak, keinginan untuk mengenal latar belakang kisah Kratos pastinya akan selalu membuat penasaran.

Untuk itu, pada artikel special kali ini Kru KotGa sudah merangkum kisah evolusi Kratos dari masa ke masa. Mulai dari saat dia masih menjadi prajurit sparta hingga akhirnya menjalani hidup normal di negeri dewa Nordik bersama anaknya Atrues. Artikel ini mengandung SPOILER yang krusial, jadi pastikan kalau kamu sudah memainkan beberapa seri terdahulunya. Daripada penasaran, yuk! simak sama-sama.

Baca ini juga :

» Sengoku Basara, dan Kenapa Franchisenya Jarang Keluar dari Jepang
» Have Fun Tanpa Batas, Inilah Kegiatan Paling Seru yang Bisa Kamu Lakukan di Lumia Saga
» Tips Menentukan Hero Eclipse Isle yang Paling Cocok dengan Gaya Bermainmu
» Grafis Imut Hingga Gameplay Menantang, Inilah Alasan Kamu Harus Main Lumia Saga
» Downhill Domination, Game Balap Sepeda Gunung yang Tidak Ada Matinya

Runtuhnya Jenderal Terkuat Sparta dan Lahirnya God of War yang Baru

Sebagian besar cerita dari latar belakang Kratos sudah disampaikan lewat seri pertama God of War. Dalam game ini, Kratos sudah dikisahkan sebagai prajurit sparta yang memimpin hingga ribuan pasukan dalam sebuah medan perang. Karena kekuatan pasukan barbar yang tidak terbendun dan berhasil membunuh semua anak buahnya, Kratos yang sudah berada di ambang kematian meminta permohonan pada dewa perang Ares untuk melayaninya.

Karena tertarik dengan kekuatan dan potensi besar yang dimiliki Kratos, dewa Ares akhirnya melenyapkan semua pasukan barbar dari medan perang dan membawa Kratos sebagai anak buahnya. Ares kemudian menyerahkan Blades of Chaos yang ditempa dari api neraka kepada Kratos dan mempromosikannya sebagai salah satu prajuritnya yang paling ditakuti. Suatu hari saat Kratos menjalani misi untuk menjarah sebuah desa, Ares tiba-tiba mengendalikan pikiran Kratos untuk meledakkan emosinya. Bersama dengan emosi yang tinggi, kekuatan Kratos tentunya menjadi sangat mengerikan hingga secara tidak sadar telah memaksanya untuk membunuh seluruh penduduk desa.

Tidak lama berselang setelah kesadarannya kembali, Kratos sudah menemui istri dan putrinya sudah terbunuh olehnya. Karena sangat murka dengan perbuatan Kratos, peramal terkuat di desa tersebut akhirnya menyegel abu jenazah istri dan putrinya ke kulit Kratos (Itulah alasan kenapa kulitnya putih). Dari sinilah Kratos memulai perjuangan besar selama sepuluh tahun untuk membalas dendam pada dewa Ares. Pada ending seri pertamanya Kratos telah berhasil membunuh Ares dan mengambil posisi sebagai God of War (Dewa Perang) yang baru.


Masa Kepemimpinan Sebagai Dewa Perang yang Berakhir Tragis

Saat pertama kali memulai God of War 2, para gamer sudah disuguhkan dengan cerita baru dimana Kratos telah menjadi dewa perang yang sangat berkuasa sekaligus brutal. Semua dewa Olympus tidak ada yang bisa menerima Kratos dan secara diam-diam ingin menggulingkannya dari kekuasaan. Karena ambisi Kratos yang tidak berkesudahan untuk memimpin pasukan sparta dalam perebutan kekuasaan Yunani, Zeus akhirnya menghentikan Kratos dan mengirimnya ke dasar neraka untuk menerima siksaan Hades.

Takdir berkata lain dan Kratos akhirnya diselamatkan oleh titan tertua bernama Gaia yang ternyata juga menyimpan dendam kepada Zeus di masa lalu. Setelah berhasil bebas, Kratos kemudian memulai perjalanan besar melintasi dataran Yunani untuk membunuh Sisters of Fate. Karena jika berhasil membunuhnya, Kratos bisa mengubah masa lalu dimana dia dikalahkan oleh Zeus. Pada akhir pertarungan, Athena menghentikan Kratos yang hampir membunuh sang pemimpin dewa dan menjelaskan kalau Zeus sebenarnya adalah ayahnya. Konklusi jalan ceritanya memang cukup lemah, tapi dengan ini kita bisa menebak kalau Kratos masih memiliki tujuan lain yang lebih besar lagi.

Fitur Index :

  1. Halaman 2
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru