Feature

[Diary Kru KotGa] Apa yang Membedakan Free to Play dengan Pay to Play?

oleh: Salinolino
Saat ini bisa dikatakan bermain game atau video game menjadi aktivitas sehari-hari yang tidak dapat kita lewatkan. Bermain game pun dapat dimana saja, seperti menggunakan console, PC, mesin arcade, atau mobile. Mungkin saat kalian membaca artikel ini, ada jutaan orang diluar sana yang sedang memainkan video game.

Dan untuk kalian ketahui, di dunia ini ada game gratis yang dapat kalian mainkan kapanpun, dan ada juga kalian harus membeli untuk memainkan game tersebut. Untuk masyarakat Indonesia sendiri, mereka lebih senang bermain game yang gratis atau biasa kita sebut Free-to-play. Dengan adanya sistem F2P, membuat masyarakat Indonesia yang dulu tidak kenal tentang video game sama sekali sekarang malah menjadi gamer.

Salah satu buktinya adalah saat era warnet mulai berjaya di Indonesia, dari situ kita bisa lihat bahwa game-game PC di warnet tersebut diisi oleh game F2P. Jika hal tersebut gratis untuk dimainkan, lalu bagaimana cara developer mendapatkan keuntungan? Untuk menanggulangi hal tersebut, pihak developer telah menyiapkan sebuah sistem yang memungkinkan kalian membeli item di game tersebut dengan uang asli atau Item Mall. Lalu bagaimana menggunakannya? Biasanya uang asli tersebut digunakan untuk membeli voucher game, lalu dari voucher tersebut kalian bisa membeli barang-barang yang ada disana. Maka dari itu banyak game F2P yang masih hidup karena menggunakan sistem tersebut.

Baca ini juga :

» Gak Cuma Eksis di Hollywood, 7 Artis Ini Pernah Jadi karakter di Video Game
» Makin Seru, Inilah Event Kolaborasi Paling Menarik di Game Mobile Tahun Ini
» Wibu Merapat! Inilah Deretan Game PC yang Diadaptasi dari Anime Terkenal
» Anti Hero Tank! Tutorial Main Karrie Ala EVOS Oura Sang Juara MPL dan M1
» Game dengan Grafis Fantastis, Tapi PC Kentang Masih Bisa Mainkan!
Ada yang gratis, tentu juga ada yang berbayar atau kita menyebutnya Pay-to-play. Perlu kalian ketahui game dengan sistem tersebut sampai saat ini masih ada sampai sekarang, malah dapat menyaingi game F2P. Masa kecil kita juga sudah disuguhkan dengan sistem semacam ini. Seperti contoh kalian memiliki Playstation, lalu untuk memainkan game tentunya kalian harus membeli kaset tersebut, nah itu yang diartikan sebagai P2P. Tetapi P2P tidak hanya di konsol saja, sekarang sistem tersebut sudah merambat ke PC. Untuk sekarang ini peminat game P2P di Indonesia terbilang masih sedikit, karena keterbatasannya ekonomi. Karena ada hal tersebut, ada pihak yang tidak bertanggung jawab memilih untuk membajak game tersebut.

Padahal yang kita ketahui bahwa dengan membeli game, secara tidak langsung kalian telah menghargai atau mensupport developer agar tidak bangkrut dan tersebut membuat game-game keren lainnya.

Lalu selain gratis dan berbayar, apa saja sih perbedaan dari kedua sistem tersebut. Yuk kita simak ulasannya!

Free to play
Dari namanya kita sudah tahu bahwa game ini gratis untuk dimainkan. Caranya cukup mudah, yaitu kalian cukup mendownload lewat store atau situs resmi publisher game tersebut.

Bisa dibilang banyak sekali keuntungan dari F2P ini. Sudah jelas game dapat kalian miliki dengan gratis. Biasanya game F2P hampir sama dengan game P2P, hanya saja ada beberapa hal yang dimodifikasi sedikit. Selain itu didukung juga dengan fitur single-player dan multiplayer. Dan biasanya game F2P bisa dimainkan dengan spek PC yang rendah. Kemudian tentunya komunitas dari game tersebut solid dari negeri sendiri maupun luar negeri.

Untuk kekurangannya sendiri yaitu menyangkut adanya iklan yang cukup mengganggu di jenis mobile. Biasanya animasi yang masih agak kaku. Karena gratis, kalian dapat menemukan banyak anak bocah yang memainkan game ini.

Pay to play
Kebalikan dari F2P, kalian harus membeli game ini sebelum dapat memainkannya. Kalian dapat membeli lewat store atau bisa juga di website resminya langsung.

Keuntungan dari game P2P adalah yang pertama grafis yang disajikan cukup memukau. Tidak seperti F2P yang kaku, animasinya pun terlihat lebih realistis dan halus seiring perkembangan jaman. Kecil kemungkinan kalian untuk bertemu dengan gamer bocah. Untuk game online, akan lebih seimbang dengan tidak adanya fitur IM yang dapat merusak keseimbangan dalam game.

Meskipun terlihat hampir sempurna, tidak menutup kemungkinan adanya kekurangan dari sistem P2P. Kekurangan pertama tidak semua game P2P ada fitur multiplayer online. Khusus PC, Spek yang tinggi menjadi hal utama untuk memainkan game P2P.

Itu saja pembahasan tentang F2P dan P2P menurut kru KotGa. Jika kalian memiliki kritik dan saran, kalian boleh bagikan dikolom komentar ya Kotakers!

(KotakGame)

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru