Feature

Selain Resident Evil, Apakah Capcom Juga Tertarik Bangkitkan Dino Crisis?

oleh: VolkanKaya

Kembali memperkenalkan franchise klasik dalam format game terbaru memang sesuatu yang seringkali dilakukan oleh Capcom. Developer tersebut memiliki banyak franchise ikonik dengan basis fans yang solid selema beberapa dekade terakhir, jadi setiap kali ada game terbaru yang diumumkan dari salah satu franchise tersebut, maka sudah bisa dipastikan kalau para fans akan sangat antusias. Peluang inilah yang membuat Capcom tidak setengah-setangah dalam mendukung franchise mereka, bahkan Mega-Man pun juga mendapat dukungan lewat seri terbaru yang akan segera dirilis dalam waktu dekat.

Sebenarnya masih ada beberapa franchise yang sudah lama ditinggalkan oleh Capcom, salah satunya adalah JRPG ikonik Breath of Fire dan seri survival-action Dino Crisis. Pada artikel Diary kali ini Kru KotGa ingin lebih berfokus pada Dino Crisis dan peluang apakah Capcom memang tertarik untuk membangkitkannya atau tidak. Sebelum membahas lebih dalam, mungkin ada baiknya untuk menjelaskan konsep dari seri Dino Crisis bagi para gamer pendatang baru yang belum mengetahuinya. Jadi game ini adalah seri survival-action yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan seri klasik Resident Evil. Para pemain masih disuguhkan dengan gamepaly dari sudut pandang kamera fixed dan beragam puzzle untuk diselesaikan.

Baca ini juga :

» Sengoku Basara, dan Kenapa Franchisenya Jarang Keluar dari Jepang
» Alasan Sebenarnya Kenapa Capcom Terlalu Lama Meninggalkan 'Dino Crisis'
» Banyak yang Keren, Inilah Daftar 10 Game yang Paling Diantisipasi di E3 2019!
» Ranking Game Devil May Cry dari yang Terburuk Hingga Terbaik Versi KotakGame
» Tips Terbaik Bagi Kamu yang Ingin Mendapatkan SSS Rank di Devil May Cry 5

Satu-satunya perbedaan paling mencolok adalah elemen horror yang berusaha ditawarkannya. Jika di Resident Evil pemain disuguhkan dengan tema bencana virus zombie yang merubah warga menjadi monster dan mayat hidup, Dino Crisis justru membawakan tema horrornya lewat ancama Dinosaurus liar hasil eksperimen yang memakan banyak korban. Walaupun lebih terdengar seperti game survival, Capcom justru berhasil menawarkan pengalaman bermain yang mencekam dengan sangat baik. Bermodalkan konsep yang unik tersebut, Dino Crisis berhasil menarik perhatian banyak gamer Jepang dan mancanegara sejak debutnya di tahun 1999 lalu.

Hanya dalam kurun waktu kurang dari lima tahun saja, Capcom sudah merilis tiga seri gamenya yang ditutup dengan Dino Crisis 3 pada tahun 2003. Dua seri pertamanya memang mendapat respon positif dan sukses di pasaran, tapi Dino Crisis 3 mulai menyimpang dari tema horror dan membuat franchise ini memasuki masa vakum berkepanjangan. Sejak saat itu banyak gamer mulai ragu kalau franchise tersebut dapat kembali hidup, tapi Capcom tidak sepenuhnya menutup kemungkinan tersebut. Pada akhir tahun 2017 lalu, harapan tersebut muncul saat salah satu akun Twitter resmi Capcom menanggapi pertanyaan dari fans mengenai kemungkinan jika Dino Crisis akan kembali hidup atau sekedar mendapat remake.

Capcom mengatakan jika banyak fans menginginkannya, maka mereka juga tidak akan segan untuk mewujudkan keinginan tersebut. Akun Twitter tersebut memang tidak terverifikasi, tapi setidaknya pihak Capcom sudah mengonfirmasi kalau akun tersebut memang resmi dan dikhususkan untuk komunitas mereka di Jepang. Jika Kru KotGa harus berasumsi, sayangnya Capcom adalah developer yang sulit ditebak, namun mereka pada akhirnya selalu mengabulkan keinginan para fans mereka. Versi remake dari Resident Evil 2 dan sekuel Devil May Cry 5 yang akhirnya muncul setelah 10 tahun saja sudah bisa menjadi bukti yang cukup.

Permintaan dari para fans juga menjadi prioritas utama dan untuk ini, Dino Crisis sudah mendapatkan banyak sekali dukungan dari para fans di seluruh dunia yang ingin melihat kebangkitan seri ini. Jadi walaupun Capcom belum bisa berbagi apa-apa soal proyek apa yang akan mereka kerjakan di masa mendatang, besar kemungkinan juga kalau Dino Crisis akan kembali dengan versi remake atau proyek game terbaru. Namun tetap saja, di akhir semua ini tentunya masih sebatas harapan yang masih belum terjawab.

Setidaknya itulah sedikit gambaran yang bisa Kru KotGa ungkapkan. Tidak begitu meyakinkan memang, tapi perlu diingat kalau Capcom tidak pernah menutup kemungkinan untuk membangkitkan franchise mereka dan tetap setia mendengarkan keinginan para fansnya. Cukup dengan modal dukungan dan permintaan yang meyakinkan dari fans, pasti pada akhirnya Capcom akan merespon dengan kejutan yang luar biasa.

(KotakGame)

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru