Feature

[REVISIT] Silent Hill, Puncak Kengerian Dari Genre Game Horor

oleh: Marvemir



Ketika Alone in the Dark dirilis perdana di tahun 1992, walau memiliki tampilan grafis yang sangat jadul, tak dipungkiri kalau game keluaran Infogrames ini kala itu tidak hanya sukses mengejutkan gamers, namun juga merevolusi keseluruhan genre survival horror.

Pasalnya, konsep sendirian di rumah besar angker sekaligus diteror (atau lebih tepatnya di-stalk) oleh monster dan mahluk-mahluk supranatural lainnya kala itu sangatlah jarang dan sangat segar bagi industri video game.

Alhasil kala itu banyak yang menganggap kalau Alone in the Dark adalah game terseram yang pernah diproduksi. Namun anggap tersebut berubah ketika di tahun 1996, Capcom merilis Resident Evil. Memang zombie tidak nyata. Tapi disinilah letak kejeniusan Shinji Mikami dan tim.

Baca ini juga :

» Anti Mainstream! Ini 7 Game Horor Di mana Kamu Justru Bermain Sebagai Hantunya
» Tetap Mengerikan, Ini 7 Game Horor yang Nggak ada Setan, Zombie dan Monsternya
» 7 Turnamen Game dengan Hadiah Besar Sebelum Esports Hype di Indonesia
» Bikin Merinding! Ini 7 Game Mobile Horor Terbaik 2019 untuk Dimainkan di Malam Tahun Baru
» Tidak Cuma Peliharaan! Ketahui 5 Fakta Tentang Anjing di LifeAfter

Melalui tangannya, tampilan manusia setengah mati itu terlihat lebih menyeramkan. Belum lagi, sensasi ketika kita sedang konsentrasi menjelajahi mansion legendaris itu yang lalu tiba-tiba, para zombie langsung mendatangi tanpa diduga-duga. Alhasil tahta game paling menyeramkan pun beralih ke game ini.

Namun seperti kata pepatah, di atas langit masih ada langit yang lebih tinggi lagi, kengerian yang diberikan RE dan Alone in the Dark langsung terasa tidak ada apa-apanya ketika akhirnya Konami merilis Silent Hill di tahun 1999.
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru