Feature

Kamu Harus Bersiap, Inilah 6 Tanda Kehancuran Sebuah Game Online

oleh: VolkanKaya

Halaman 2

Cheat

Sama seperti Bug, setiap game pasti ada celah. Banyak game mengandalkan proyeksi pihak ketiga seperti gameguard. Namun sejauh ini, apapun proteksi pihak ketiga yang digunakan lambat laun tetap akan terjebol juga.

Idealnya sebuah game tidak hanya mengandalkan pihak ketiga sebagai proteksi, tetapi pihak developer juga harus berusaha menutup celah yang ada pada program game tersebut. Apabila kamu melihat ada cheat yang dampaknya sangat menghancurkan seperti cheat damage, duplikat item, auto aim (jika gamenya FPS), dan tidak ada penanganan profesional dari developernya untuk menambal celah tersebut dalam jangka panjang. Maka sudah dipastikan bahwa memang celah itu tak akan bisa ditutup.

Tidak adanya penanganan yang serius akan masalah ini dapat mengakibatkan penurunan jumlah pemain. Pada akhirnya game yang bersangkutan akan habis dengan sendirinya.


Inovasi yang kurang dari developer

Game Online akan menjadi monoton tanpa adanya update fitur. Inovasi update yang kreatif sangat lah diperlukan. Tidak terlalu beguna update yang hanya mengandalkan perubahan dikulit tetapi gameplaynya tidak jauh berbeda dengan yang sudah ada. Apalagi kalau update yang dilakukan hanyalah seputaran item cash saja.

Masalah update ini bukan hal yang hanya diplanning dadakan atau ditengah jalan saja oleh pengembang game tetapi sebaiknya yang memang sudah masuk dalam blueprint sebuah game sejak awal. Dalam banyak kasus bahkan sebuah game online menjadi sepi peminat karena update yang tidak menyenangkan bagi banyak pemainnya.

Sebuah game kehilangan inovasinya saat update yang dilakukan hanya berdasarkan template gameplay yang sudah ada, hanya menitik beratkan pada item cash saja, atau malah merusak kesenangan dari permainan yang sudah ada. Karena hal-hal tersebut berdampak kepada pengurangan jumlah pemain, yang akhirnya juga ke pengurangan pemasukan. Maka hal ini harus menjadi salah satu tanda-tanda yang perlu kamu perhatikan.

Baca ini juga :

» Siap Tandingi PC Gaming! Inilah Fakta PS5 yang Siap Membuat Kamu Terkejut!
» Seram Abis! Inilah Game Horror Indonesia Terbaik yang Go Internasional!
» Auto Juara, Tips Memenangkan Race CTR: Nitro-Fueled di Hard Mode!
» Nyobain CTR: Nitro-Fueled, Remake Luar Biasa yang Bangkitkan Kenangan Lama!
» 10 Fakta Menarik Soal Final Fantasy VII Remake yang Wajib Kamu Ketahui

Semakin sepi

Kita coba berpikir realistis. Dengan semakin sepi sebuah game, semakin sedikit pemasukan developer dan publisher. Bukankah menjadi alasan kuat untuk mengakhiri perjanjian antara developer dan publisher dalam mendistribusikan game tersebut?

Tidak ada patokan pasti bagaimana cara mengetahui sebuah game sepi atau tidak. Kamu hanya bisa memperhatikan jumlah pemainnya sejak awal kamu bermain sampai beberapa waktu kedepan, dalam map yang biasanya rame apakah masih tetap padat. Sebanyak apa jumlah pemain barunya? Karena setiap pemain pasti akan mengalami masa pensiun dan regenerasi pemain baru sangat-sangat diperlukan untuk setiap game, jika tidak maka jumlah pemain akan terus mengalami penyusutan.

Selain itu kamu bisa melihat antusias dan reaksi pasar terhadap game tersebut dari fanspage, komunitas, atau event-event offline yang diselenggarakan. Kamu harus benar-benar peka dan bisa menganalisa perubahan jumlah pemain baik di dalam game ataupun di komunitas untuk mengetahui apakah sebuah game masih diminati atau tidak.


Sebagai penutup. Penulis sengaja membahas hal ini agar kamu bisa mengambil keputusan tepat untuk berinvestasi pada game yang kamu pilih. Kecuali kamu adalah sultan yang tidak mempermasalahkan dalam membuang uang, mungkin ini hanya jadi bacaan ringan saja.

Pasalnya, ada game-game yang seolah dikeluarkan untuk hanya menjadi penyedot uang sesaat sebelum akhirnya tutup karena menjenuhkan. Hal ini tentu tidak membuat developer atau publishernya rugi karena uang bisa saja sudah masuk dan balik modal. Namun, bagaimana dengan kamu yang sudah terlena sehingga menghabiskan banyak uang, lalu gamenya tutup begitu saja?

Apakah kamu mempunyai pendapat sendiri, pengalaman, atau sekedar ingin curhat mengenai hal ini? Mari diskusikan di kolom komentar.

(KotakGame)

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru