Feature

Mengamati Persaingan Epic Games Store dengan Steam yang Semakin Memanas

oleh: VolkanKaya

Jika kamu mengikuti perkembangan industri game selama beberapa waktu terakhir, mungkin kamu sudah tidak asing dengan kabar yang menyelimuti Epic Games Store. Hadir sebagai platform digital baru, pihak Epic semakin gencar dalam menggaet banyak publisher untuk mendapatkan hak eksklusif pada beberapa game terbaru. Hak ini dimanfaatkan oleh mereka untuk merilis game baru secara eksklusif di Epic Games Store, atau lebih singkatnya para gamer PC tidak akan bisa mengakses game yang sama di platform lain, termasuk Steam yang seperti kita kenal memang memegang dominasi kuat sejak tahun 2003 lalu.

Kehadiran Epic Games Store awalnya memang disambut dengan tangan terbuka oleh banyak gamer, apalagi mereka sempat menjanjikan penawaran 2 game PC gratis tiap bulannya yang bisa diklaim permanen. Namun karena debutnya yang masih lemah dan hanya diisi dengan beberapa game indie, platform ini akhirnya mulai menyediakan akses untuk membeli game AAA terbaru yang hanya tersedia di platform tersebut. Sejak kasus Metro Exodus yang ditarik dari Steam dan dialihkan ke Epic Games Store, banyaknya respon negatif dari gamer di seluruh dunia mulai menimbulkan kontroversi baru.

Baca ini juga :

» PC Kentang Minggir! Inilah Deretan Game PC dengan Ukuran Lebih dari 100GB
» Wajib Main! Inilah Deretan Game Superhero dengan Kualitas dan Ranking Terbaik!
» Weekend Seru! Inilah 10 Rekomendasi Game Minggu Ini yang Harus Gamer Coba Mainkan
» Deretan Game Eksklusif yang Sudah Bisa Dimainkan di Emulator PS3 - RPCS3!
» Maju Terus Pantang Mundur, Ini Dia Tips Pakai Si Bengis Axe Ala Rizpol

Bukan tanpa alasan tentunya, karena mereka sangat kecewa saat dipaksa untuk berganti platform digital hanya untuk bisa memainkan sebuah seri terbaru dari game yang sudah mereka koleksi sejak dulu di Steam. Tentu saja mereka memiliki opsi untuk menambah platform atau launcher, namun Epic Games Store sendiri masih sangat inferior dan tidak memiliki kualitas yang mumpuni seperti Steam. Pihak Epic sendiri sudah memiliki roadmap dari beragam perombakan baru yang akan mereka implementasikan ke Epic Games Store, yang memang memberikan impresi kalau mereka serius dalam membenahi kualitas platform mereka, namun tetap saja semua ini masih belum bisa dibandingkan dengan Valve yang masih serius dalam menyempurnakan Steam selama lebih dari satu dekade.

Jadi semisal para gamer menginginkan platform yang lebih superior untuk memainkan sebuah game? Maka mereka tentu saja tidak bisa disalahkan. Mengenai kerjasama yang dijalin oleh pihak Epic Games kepada publisher seperti Obsidian Entertainment untuk hak eksklusif The Outer Worlds atau Remedy Entertainment untuk Control, pastinya uang adalah faktor yang paling berpengaruh di sini. Sekarang bayangkan saja, pihak Obsidian atau Remedy pasti tidak ingin mengambil resiko untuk merilis game mereka di platform yang berpotensi mendatangkan kritik pedas, kecuali jika mereka mendapat penawaran yang menguntungkan dari pihak Epic Games sendiri.

Karena semakin banyak publisher yang terbuka dengan penawaran ini, para gamer tentunya juga ikut khawatir kalau beberapa publisher favorit mereka juga akan ikut beralih ke Epic Games Store. Salah satunya seperti Gearbox, yang akan mengumumkan beberapa game baru (salah satunya diduga Borderlands 3) di ajang PAX West 2019 yang akan berlangsung mulai tanggal 28 Maret mendatang. Walaupun kenyataannya sulit diterima, namun inilah fakta yang harus diterima oleh para gamer dan pihak Valve, dimana mereka harus sadar kalau Epic Games mulai serius dalam memperkuat platform digitalnya.

Menanggapi situsasi yang semakin memanas ini, Kru KotGa jujur masih memilih Steam sebagai platform game digital terbaik di PC. Tidak masalah jika Epic Games ingin bersaing secara sehat, namun praktik yang mereka lakukan justru tidak demikian. Pengambilan akses eksklusif untuk beberapa game AAA yang bahkan hanya bisa di pre-load dari Steam adalah sesuatu yang memalukan, apalagi Epic Games Store secara tidak langsung membawa skenario yang sama dengan "Console War," sesuatu yang sulit dibayangkan akan terjadi di PC.

Lalu bagaimana menurut pendapat kamu dengan situasi ini? Apakah kamu lebih mendukung Epic Games Store atau masih mengandalkan Steam sebagai platform terbaik? Isi pendapat kamu pada kolom komentar di bawah ini ya!

(KotakGame)

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru