Feature

Biar Nggak Salah Milih, Gamer Perlu Tahu Berbagai Generasi Monitor

Perangkat untuk memainkan game saat ini sudah semakin banyak pilihannya, terutama konsol dan PC. Bagi gamer yang memiliki konsol seperti Xbox One ataupun PlayStation 4 tentunya membutuhkan output berupa monitor untuk memperlihatkan game yang sedang dimainkan.

Sementara untuk PC. berbagai komponen serta peripheral pada PC bisa diganti satu-per-satu dengan mudah tanpa harus mengganti semuanya. Bagi para gamer, semua komponen cukup penting. Tapi, yang paling penting dibanding prosesor, RAM, ataupun kartu grafis adalah sebuah monitor yang bisa memberikan output terbaik ketika sudah menggunakan komponen yang ganas.

Saat ini sudah banyak berbagai jenis monitor yang terbagi dari berbagai generasi monitor yang tentunya masih digunakan hingga saat ini. Nah, biar gamer tidak salah pilih, pada artikel ini kru KotGa akan memberitahukan berbagai generasi monitor untuk pengetahuan kalian ketika ingin membeli sebuah monitor. Yuk simak artikelnya!

Baca ini juga :

» Tips & Trik Menjadi Support dan Shot Caller yang Baik di Free Fire! Auto Booyah dan Gendong Tim!
» Kejar Targetmu! Inilah Tips Tetap Fokus #PushRankTanpeHenti Sampai Jadi PRO!
» Anti Kekurangan Kuota! 5 Game Android Ini Bisa Dimainkan dengan Segudang Kuota di Kartu H3RO
» Jago Nembak! Inilah Pro Player PUBG Mobile Perempuan yang Cantik Bagaikan Bidadari!
» Barbar Banget! Inilah Tips dan Trik Main Free Fire Solo vs Squad Ala BUDI01 GAMING!
1. Cathode Ray Tube (CRT)

Bagi kamu yang tumbuh di awal tahun 90an hingga tahun 2000an, pastinya pernah melihat atau bahkan pernah menggunakan jenis monitor yang satu ini. Teknologi Cathode Ray Tube (CRT) ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1897 dan digunakan secara komersial pada tahun 1926. Selama 100 tahun lebih, monitor jenis masih digunakan bahkan sampai sekarang.

Cara kerja monitor ini adalah dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap. Jika dibandingkan teknologi saat ini, monitor CRT ini tentunya sudah mulai ditinggalkan karena memang ukurannya yang begitu besar serta membutuhkan daya listrik yang begitu besar.

2. LCD (Liquid Crystal Display) & LED (Light Emitting Diode)

Pada monitor LCD ini sudah terdapat perbedaan yang signifikan dan sudah tidak menggunakan tabung lagi. Monitor LCD sudah menggunakan teknologi yang disebut “kristal cair” sebagai penghasil gambar. Imbasnya, daya listrik yang digunakan sudah jauh berkurang dibanding jenis CRT.

Disamping menawarkan daya listrik yang lebih hemat, monitor LCD juga mampu menghasilkan resolusi layar yang lebih tinggi dan kerapatan pixel yang lebih tajam. Monitor LCD bisa menyala karena lampu latar (backlight) sebagai cahaya pendukung untuk diberikan kepada “kristal cair” dan menyaringnya lalu merefleksikannya menjadi sebuah gambar yang tampil di layar.

Sementara untuk LED cara kerjanya kurang lebih sama dengan monitor LCD. Bedanya, jika monitor LCD menggunakan backlight CCFL (Cold cathode fluorescent lamps), untuk monitor LED menggunakan (Light-emitting diodes). Gampangnya, dengan teknologi tersebut monitor LED mampu menghemat konsumsi listrik lebih hemat dari LCD.

3. OLED (Organic Light Emitting Diode)

Bisa dibilang, monitor berjenis OLED ini menggabungkan antara teknologi LCD dan juga CRT karena rasio kontras yang dimilikinya sangat mumpuni, namun dengan daya listrik yang tetap hemat tentunya. Tampilan gambar bisa direfleksikan tanpa adanya bantuan cahaya dari belakang seperti LCD. Warna hitam yang dihasilkan akan benar-benar pekat dan warna yang lainnya juga menjadi lebih realistis. Namun kecepatan layar (refresh rate dan response time) yang dimilikinya lebih kecil dibandingkan LCD yang membuatnya jarang dilirik oleh gamer.

Fitur Index :

  1. Halaman 2
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru