Feature

Anti Baterai Bocor! Inilah Alasan Main Game Mobile Lebih Asyik di Emulator

oleh: Keyboard22

Halaman 2

3. Baterai irit, bisa melakukan banyak hal

Ya, grinding di game RPG bisa jadi sangat membosankan, terutama jika kamu memiliki smartphone yang kurang memadai atau baterai yang terbilang boros, dikit-dikit harus nge-charge smartphone. Kalau dimainkan sambil charge cukup bahaya. Solusinya? Menggunakan emulator. Para gamer tidak perlu khawatir mengenai tenaga baterai dan performa yang ditawarkan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan ketika menggunakan emulator juga jadi lebih mudah. Seperti melakukan re-roll ataupun mengadakan live-stream. Karena cukup banyak aplikasi pendukung di PC yang bisa kamu dapatkan di internet.

4. Semakin ringan, banyak pilihan

Sangat berbeda ketika emulator Android muncul ke permukaan, saat itu hanya ada satu emulator yang paling digandrungi, yaitu Bluestack. Tapi saat ini, sudah ada lebih banyak emulator Android yang bisa dipilih para gamer. Mulai dari yang paling berat dengan segudang fitur, hingga yang paling ringan.

Berbeda ketika memainkan game AAA yang membutuh spesifikasi tinggi, untuk menjalankan dan memainkan sebuah game Android di emulator tidak membutuh spesifikasi yang tinggi. Bahkan, dengan GPU discrete di sebuah laptop low-end saja sudah cukup.

5. Legalitas

Mungkin, jika dibandingkan dengan emulator game konsol yang masih "rancu" akan legalitasnya, emulator Android bisa dibilang legal karena Android adalah sistem operasi open-source yang bisa dikembangkan siapapun. Maka dari itu, saat ini sudah banyak emulator Android tersebar di dunia maya.

Untuk urusan game-nya sendiri, memang ada beberapa developer yang melarang penggunaan emulator, terutama bagi game kompetitif shooter ataupun battle-royale. Rata-rata semua developer game dengan genre tersebut benar-benar melarang keras penggunaan emulator karena sangat tidak fair-play dengan pemain lainnya yang menggunakan smartphone.

Tapi untuk game bergenre action atau RPG, sudah cukup banyak developer yang memperbolehkan penggunaan emulator. Sebut saja developer game King's Riad - Vespa yang bahkan mengizinkan pemainnya menggunakan macro. Alasannya? Karena mereka sadar betul bahwa game besutannya membutuhkan waktu yang sangat lama untuk grinding sana-sini.

Baca ini juga :

» Weekend Santuy! Inilah 10 Rekomendasi Game Minggu Ini yang Harus Gamer Coba Mainkan
» Unboxing Motherboardnya Para Sultan! Inilah ASUS ROG Maximus XII Extreme
» Chicken Dinner di Game dan Dunia Nyata! Tips Cara Mendapatkan Uang di Game PUBG Mobile!
» 7 Game Android HD dengan Grafis Keren tapi Ukuran di Bawah 1GB
» Game Berat, Langsung di Sikat! Rekomendasi HP Android di Bawah 3 Juta dengan RAM 4GB
Nah, itulah sekiranya mengapa belakangan ini cukup banyak gamer mobile yang memainkan game bergenre action ataupun RPG lebih suka menggunakan emulator dibandingkan smartphone. Tapi, kru KotGa pribadi masih menggunakan smartphone karena ada saatnya kita tidak berada di depan komputer.

Apakah kamu salah satu gamer mobile yang lebih asyik menggunakan emulator Android ketimbang smartphone?

(KotakGame)

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru