Feature

Raja Tanpa Mahkota, 7 Pemain Veteran Dota 2 yang Belum Mencicipi Juara The International

oleh: Citaaditya
Gelaran The International adalah acara puncak dari para pemain Dota 2. Disini mereka akan bertarung dengan segenap tenaga demi memperebutkan uang hadiah yang cukup besar. Dengan Prize Pool terakhir mencapai 30 Juta USD, jumlah tersebut sudah berkembang besar dari The International 1 yang hanya memperebutkan 1 Juta USD. Hal ini membuat para pemain berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Selain pengakuan, mereka juga bisa membawa uang yang cukup besar.

Baca ini juga :

» Dari League of Legends ke PUBG, Mengenal SuperNayr Sang Pemain Serba Bisa Asal Indonesia
» Kaum Rebahan Rise Up! 7 Game Mobile Buat Mabar Online Selama #dirumahaja
» Selain Kuburan Band, Ini Dia Deretan Musisi Indonesia yang Mengisi Soundtrack Video Game
» Gamer Anti Sakit! Lakukan Aktivitas Sehat ini Selama Bekerja dan Bermain Game di Depan PC
» Bak Solo Player, Kenalan Yuk Sama Social Distancing dan Manfaatnya
Meski sudah memasuki seri ke-9, banyak pemain yang belum mencicipi manisnya mengangkat Aegis of Champion. Namun, beberapa nama di bawah ini tidak menyerah. Menurut Kru KotGa sendiri, skill mereka tidak terlalu di bawah rata-rata. Bahkan para veteran ini sudah hafal detail mengenai game Dota 2. Kurangnya kordinasi juga bisa menjadi salah satu kekurangan mereka. Siapa saja para veteran yang pantas mengangkat Aegis of The Champion versi Kru KotGa? Mari kita lihat:

1. Chai "Mushi" Yee Fung


Sumber: Liquipedia

Pemain Dota 2 asal Malaysia ini sudah kenyang dengan asam garam pertandingan Dota 2. Mulai membangun Tim Orange yang performanya cukup mengejutkan di gelaran The International 3, Mushi adalah salah satu veteran yang cukup disegani. Namun, pria bernama asli Chai Yee Fung ini tidak pernah merasakan manisnya mengangkat Aegis. Sudah hampir satu dekade dia bertarung, mari kita lihat apakah kini Mushi bisa mengangkat Aegis.

2. Daryl Koh "iceiceice" Pei Xiang


Sumber: Liquipedia

Masih dari South East Asia, iceiceice adalah salah satu pemain yang memulai karirnya lewat game Starcraft. Pada pertengahan 2011, pria berkebangsaan Singapura ini memulai karirnya dalam bermain Dota 2. Bersama dengan tim Zenith, dirinya meraih juara tiga The International 1. Sempat berpindah-pindah tim, pria ini tidak pernah merasakan manisnya mengangkat Aegis of The Champion. Padahal, iceiceice bisa dibilang pemain dengan mekanikal cukup tinggi sebagai offlaner.

3. Artour "Arteezy" Babaev


Sumber: Liquipedia

Pemain asal Kanada ini adalah carry yang cukup baik. Sedang bermain untuk Evil Geniuses, pria ini telah membawa EG menduduki peringkat tiga The International sebanyak tiga kali, yaitu pada TI4, TI6 dan TI8. Sayangnya ketika Evil Geniuses menjuarai The International 5, Arteezy pindah ke Team Secret dan membuat sang pemain kehilangan kesempatan merasakan mengangkat Aegis of The Champion.

Fitur Index :

  1. Halaman 2
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru