Feature

Mulutmu Harimaumu! 7 Atlet Esports yang Terkena Hukuman karena Rasis

oleh: Cita Aditya

Halaman 2

4. Daniel "Dubs" Walsh

Sumber: Dubs Twitter

Remaja berusia 16 tahun ini tertangkap kamera mengatakan N-words, ucapan rasial yang memang sangat tabu. Ucapan ini bahkan membuat beberapa atlet profesional terpaksa dipecat dari tim tempat mereka bermain. Sebenarnya Dubs tidak mengatakan hal itu di streamnya sendiri. Temannya sedang melakukan stream dan party dengan Dubs, entah karena kekesalannya yang memuncak atau hal lain dirinya mengatakan hal tersebut. Hasilnya, pemain ini dijatuhi hukuman oleh FaZe Clan

Baca ini juga :

» Langsung Set Set Set! Ini 10 Tips Bermain Hero Marksman di Mobile Legends untuk Pemula
» Auto Denger Suara Step Musuh, Rekomendasi Earphone 300 Ribu Buat Main PUBG Mobile
» Mulai Dari Udil ke Alter Ego, Rekap Transfer Pemain Mobile Legends Jelang MPL-ID Season 6
» Biar Tidak Diejek Kawan, Pahami Istilah dalam Game Mobile Legends: Bang Bang!
» Biar Nggak Stuck di Epic, Ini Dia Rekomendasi Meta Hero Season ini Versi Jess No Limit
5. Tore "Norskeren" Hoel Eilertset


Sumber: Liquipedia

Norskeren tertangkap menggunakan slur "ngr," rasis untuk istilah penghinaan yang cukup menyakitkan. Insiden yang dimaksud, ditangkap di salah satu video Splyce di belakang layar. Pemain Pro Splyce divisi League of Legends ini dengan cepat meminta maaf di media sosial setelah dipanggil untuk insiden itu. Dirinya mengatakan hal itu tidak seharusnya dilakukan walaupun dalam lingkup pribadi.

6. Matt "Dellor" Vaughn

Sumber: Odd Washington YouTube

Kesal dan kecewa ketika kalah dalam pertandingan game mungkin biasa bagi sebagian orang. Namun jika kekesalan itu dikeluarkan dalam bentuk kata-kata rasis, tentu saja akan membawa masalah kepada pelakunya. Apalagi jika hal tersebut dilakukan secara online dalam sebuah acara live-streaming.

Hal itulah yang dialami oleh pro gamer bernama Matt "Dellor" Vaughn. Ia terpaksa dikeluarkan dari tim esports tempat dia bekerja dikarenakan bersikap rasis saat melakukan live-streaming di YouTube. Gamer Overwatch yang bermain untuk tim Toronto Esports ini dikeluarkan dari timnya karena meneriakkan kata "n*gger" kurang lebih selama 30 detik ketika ia "terbunuh" berkali-kali oleh Widowmaker lawan di game Overwatch.

7. Yao "Maybe" Lu


Sumber: Liquipedia

Bermain Draft Pick di Regional China memang sudah biasa terjadi. Namun, entah apa yang merasuki Maybe ketika bermain pada waktu itu. Dirinya mengucapkan kalimat "Ayahmu Bab* Putih" dalam bahasa mandarin yang bisa berarti adalah ucapan rasial. Sontak saja pemain Dota 2 dari PSG LGD ini menjadi buah bibir meski sudah mengucapkan kata maaf. Hasilnya pemain satu ini terkena denda sebsar 7.000 USD dari PSG.LGD atas tindakan sembrono dirinya ini.

Itu dia Kotakers, 7 pemain yang tertangkap mengucapkan ucapan rasial. Kita tidak boleh menirunya ya! Karena bagaimanapun ucapan seperti ini tidaklah keren.

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru