Feature

Mengapa Bisa Gagal? Analisa Kegagalan Game Marvel Avengers Saat GOTG Sukses Keras

oleh: Erik Gani


Siapa disini yang tidak mengenal Avengers? Sebuah grup superhero yang berulang kali menyelamatkan dunia ini sudah menjadi raksasa di bidang entertainment yang kerap kali mencetak kesuksesan lewat film dan cerita yang menggugah. Ketika pertama kali game Avengers diumumkan, tentu jagad entertainment langsung geger karena betapa ambisiusnya trailer yang diberikan.

Namun betapa kecewanya para gamer ketika Avengers dirilis. Apa yang terjadi? Apa yang salah? Mengapa Marvel’s Guardian of Galaxy jauh lebih sukses dibanding saudaranya? Bahkan petinggi Square Enix harus mengakui bahwa kegagalan ini Simak Analisa kru KotakGame mengenai alasan-alasan kegagalan Marvel’s Avenger!

Baca ini juga :

» Tahun Baru, Tantangan Baru! 7 Boss Super Susah Dalam Game-Game Modern!
» Siap Bangkitkan Nostalgia! Inilah 7 Game Remake dan Remaster Layak Ditunggu Gamers
» Siap Habiskan Uang Kalian? Ini Dia Game PC dan Konsol yang Seru di Bulan Februari Nanti!
» Ditukar Ginjal saja Tidak Cukup! 7 Pemain Esports Indonesia yang Memiliki Harga Termahal!
» Nggak Hanya God of War, 7 Game Eksklusif PS yang Diharapkan Bakal Rilis ke PC

Bug Yang Tak Berkesudahan


Bagaimana rasanya jika kita telah membeli sebuah game AAA dengan harga yang tak murah, namun hanya mendapat sebuah game yang belum matang? Sama seperti Cyberpunk 2077, Marvel’s Avenger juga dipenuhi oleh bug-bug yang membuat game ini hampir tidak bisa dimainkan. Mulai dari misi yang tidak bisa dijalankan, game crashes saat membuka Weekly Mission hingga bug yang membuat pemain tidak bisa menggunakan Skill Point untuk mengupgrade karakter. Walau pihak developer sudah sigap dalam memperbaiki bug yang ada, luka dan kekecewaan pemain tidak bisa disembuhkan karena impresi awal yang diberikan, yaitu game cacat.

Cerita Terkesan Dipaksakan


Apa jadinya kalau karakter yang kita cintai dan percaya akan bisa menaklukan dunia tiba-tiba dibunuh dan peran tersebut di pindah ke karakter lain yang dirasa memaksakan agenda politik? Ya, inilah yang terjadi kepada Marvel’s Avenger, dimana karakter utama yang menjadi pahlawan sekaligus karakter favorit penikmat komik Marvel, Steve Rogers atau Captain America dibunuh pada bagian prolog, dan peran karakter utama dipindahkan kepada karakter yang tidak familiar dengan penggemar. Pemain pastinya akan lebih menerima apabila karakter utama dipindah kepada Tony Stark/Iron-Man, karena ia merupakan salah satu figur penting di Avengers.

Namun game justru memindahkan peran karakter utama kepada karakter bernama Ms. Marvel, yang kala itu diperkenalkan sebagai wanita kuat, minoritas dan beragama Muslim. Keputusan ini sontak membuat para pemain merasa adanya agenda politik untuk membuat permainan lebih beragam.

Kurangnya Persiapan Pra-rilis


Saat pertama kali diumumkan, Marvel Avengers memang harus berhadapan dengan proyek Marvel besar lainnya, yaitu Spider-Man yang dikembangkan oleh Insomniac Games, sebuah game yang berhasil mengambil hati para penggemar Spider-Man dengan cerita, gameplay maupun kebebasan beraktivitasnya. Namun yang sangat disayangkan adalah kurangnya informasi maupun tampak gameplay yang ada dari Marvel Avengers. Tidak ada yang tahu apakah trailer yang diberikan saat diumumkan merupakan gameplay asli ataupun hanya rekaman.

Walaupun begitu, tim marketing Square Enix tetap menjalankan rencana marketingnya seperti mengumumkan bonus pre-order, mengumumkan kerjasama dengan funko pop dan sebagainya.Tentunya kurangnya detil game dan kencangnya usaha marketing menjadi suatu formula yang menghasilkan satu kesimpulan: game tersebut sebenarnya belum siap untuk dipasarkan, dan tim marketing justru lebih besar dibanding tim pengembang.

Cerita Prekuel Yang Memberikan Harapan Tinggi


Apabila sebuah cerita memiliki prekuel maupun sekuel, pastinya cerita utam tersebut merupakan cerita yang sukses keras, seperti Lords of The Ring dengan Silmarillion, Witcher dan sebagainya. Terpaku dengan formula ini, Marvel Avenger merilis 3 cerita prekuel untuk memberikan hype dan membuat para penggemar mengantisipasi sebuah cerita epik khas Marvel Avengers. Namun sayang, cerita yang diberikan tidak mampu menahan beratnya antisipasi penggemar.

Fitur Index :

  1. Halaman 2
Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru