Feature

Preview Code Vein II

oleh: Ridwan Ura

2



Sistem Build Lebih Simpel, Tapi Tetap Dalam



Buat yang sempat merasa kewalahan dengan sistem build di Code Vein pertama, kabar baiknya adalah Code Vein II terasa jauh lebih ramah.

Intinya masih sama, pemain memilih Blood Code sebagai core build, mau fokus damage, stamina, tanky, atau gaya bermain tertentu. Pemain juga bisa membawa dua senjata, mengatur skill aktif, serta kemampuan Ichor (skill Revenant) sesuai preferensi.

Perbedaan besarnya ada di
UI dan menu yang sekarang jauh lebih rapi dan minimalis. Semua informasi penting tampil ringkas, nggak lagi nutupin layar, dan bikin proses ganti build terasa jauh lebih cepat dan nyaman.

Soulslike Versi Anime yang Lebih “Manusiawi”



Meski sering dilabeli sebagai game Soulslike, Code Vein II tetap mempertahankan identitasnya sebagai Soulslike yang lebih ramah pemain.

Combat terasa lebih
fluid dan smooth, terutama saat dodge, block, atau parry. Kontrolnya responsif, dan animasi antar aksi mengalir dengan baik. Tingkat kesulitannya tetap menantang, tapi tidak sampai bikin pemain harus stuck berjam-jam hanya untuk satu musuh.

Buat yang penasaran sama Soulslike tapi nggak mau terlalu “disiksa”, Code Vein II bisa jadi titik masuk yang pas.

Baca ini juga :

» Interview Michael Murray, Producer Tekken 8 - Potensi Munculnya Karakter Pencak Silat
» Bosan Dengan Game Futuristik? Deretan Game Era Medieval Ksatria Yang Hadir Di 2022!
» Tahun Baru, Tantangan Baru! 7 Boss Super Susah Dalam Game-Game Modern!
» Banyak Yang Mesti Dipantau! 7 RPG Yang Wajib Masuk Wishlist Kamu Di 2022
» Bosen Main Game Casual? Ini Dia 7 Game Dengan Dunia Yang Berbahaya!

Kustomisasi Karakter yang Naik Level



Apa artinya game anime tanpa kustomisasi karakter? Tenang, Code Vein II paham betul soal ini.

Sistem kustomisasi di sekuelnya terasa jauh lebih luas dan bebas. Mulai dari pemilihan gender, detail tubuh seperti tangan, leher, paha, hingga opsi wajah yang sangat detail. Outfit juga bisa di-mix and match, bahkan beberapa bagian bisa diatur warna secara manual.

Buat para wibu yang suka self-insert, fitur ini jelas jadi salah satu highlight utama.

Kesimpulan: Pembuka Tahun 2026 yang Solid untuk Para Wibu



Secara keseluruhan, Code Vein II terasa seperti sekuel yang benar-benar niat. Bukan sekadar tambah angka di judul, tapi benar-benar memperbaiki kelemahan game pertamanya tanpa menghilangkan identitas khas Code Vein.

Mulai dari cerita baru dengan gimmick time-travel, sistem Companion yang fleksibel, build yang lebih ramah, combat Soulslike yang lebih “manusiawi”, hingga kustomisasi karakter yang makin liar, semuanya terasa seperti upgrade yang matang.

Singkatnya,
Code Vein II adalah bukti bahwa sekuel bisa berdiri sendiri, tetap menghormati pendahulunya, tapi cukup berani untuk terasa baru. Buat para wibu atau gamer yang pengen Soulslike rasa anime, game ini jelas jadi kandidat wajib main di awal tahun.

Code Vein II ini dijadwalkan rilis pada 29 Januari 2026 dan akan tersedia untuk PS5, Xbox Series X|S, serta PC.

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline 021-98299724
rekomendasi terbaru