Review

The Legend of Zelda - Breath of the Wild

oleh: Cralizer77

Halaman 1

Bulan Februari hingga Maret 2017 ini resmi menjadi moment yang paling sulit bagi gamer, pasalnya beberapa game RPG MOST WANTED yang diantisipasi tahun ini dirilis dalam waktu yang sangat berdekatan. Sebut saja Horizon: Zero Dawn, NieR: Automata, The Legend of Zelda: Breath of The Wild, Mass Effect: Andromeda, bahkan hingga bulan April 2017, serial Persona 5 juga akan segera hadir memanjakan kita semua.

Nah, kali ini Nintendo merilis game The Legend of Zelda: Breath of the Wild bersamaan dengan konsol hybrid terbaru mereka yaitu Nintendo Switch pada tanggal 3 Maret 2017 kemarin. Game yang menjadi awal bangkitnya Switch dan akhir dari masa Wii U ini memang sangat ditunggu-tunggu sejak pengumuman perdananya di tahun 2013 lalu. Game ini telah mendapat banyak respon positif dari para gamer dengan skor tinggi. Sehingga tidak heran, saat ini beberapa "PC Master Race" sampai rela membayar untuk mendapatkan emulator Wii U untuk PC yakni CEMU 1.7.3 versi Patreon agar bisa memainkan game ini. Kru KotGa tidak merekomendasikan cara seperti ini karena cara terbaik menikmati suatu game tentunya dimainkan hanya di konsol resminya agar dapat merasakan semua fiturnya dengan maksimal.

Lalu apa yang menjadikan game The Legend of Zelda: Breath of the Wild ini menjadi game yang berhasil mendapatkan perhatian oleh gamer di seluruh dunia? Apakah dari grafisnya? Gameplay? Fitur? Atau lainnya? Apa yang membuat gamer PC Master Race sampai rela mengeluarkan uang untuk mencoba emulator Wii U padahal sudah jelas-jelas dilarang oleh Nintendo?

Kali ini Kru KotGa akan mengulas tentang kehebatan game The Legend of Zelda: Breath of the Wild yang mampu membuat gamer jatuh cinta. Sebelum mulai, mari saksikan cuplikan trailer-nya terlebih dahulu di bawah ini.

Bagi kalian penggemar franchise ternama dari Nintendo ini, sudah pasti sangat menunggu kehadiran serial The Legend of Zelda: Breath of the Wild, pasalnya Nintendo memang telah membuat para penggemar menanti beberapa tahun lamanya. Pada awalnya, game ini memang direncanakan rilis tahun 2015 untuk Wii U saja, namun ternyata Nintendo berniat membawa game ini untuk konsol barunya yang pada awalnya sempat bernama "NX" sebelum akhirnya resmi diumumkan menjadi Switch.

Kejutan itupun berimbas pada seluruh franchise milik Nintendo yang juga akan hadir kembali untuk konsol Switch, tentunya dengan kreasi dan inovasi yang baru. Oleh sebab itu, Nintendo selalu memegang tradisi lama untuk tetap mengembangkan game dari franchise "tua" yang dimilikinya, salah satunya adalah The Legend of Zelda: Breath of the Wild ini agar tetap eksis diantara produsen konsol dan game yang ada saat ini.

Nah, ketika game-game saat ini secara umum telah menawarkan peningkatan kualitas yang memanjakan indera mata manusia, Nintendo sepertinya telah melirik dan mempelajari hal tersebut namun sepertinya dengan cara yang tidak heboh agar tetap terlihat "low profile" dalam menduduki zona Open World yang sudah menjadi perebutan dari produsen besar. The Legend of Zelda: Breath of the Wild ini memang tidak bisa disandingkan dengan game dari franchise baru seperti Horizon: Zero Dawn ataupun NieR: Automata yang kini telah hadir lebih dulu, meskipun sama-sama mengusung konsep RPG.

Baca ini juga :

» Intel Core i5-10600K
» ASUS ROG Maximus XII Extreme
» The Last of Us Part II
» Review: TUF Gaming A15 FX506
» Review: Dragon Raja SEA

The Legend of Zelda: Breath of the Wild telah memiliki pangsa pasarnya sendiri dan menawarkan keunggulan yang dimiliki game The Legend of Zelda klasik yang diimplementasikan dalam versi yang lebih modern.

Lalu bagaimana penilaian Kru KotGa terhadap game The Legend of Zelda: Breath of the Wild ini? Kru KotGa akan memberikan review dalam beberapa poin penting yang tentunya sudah menjadi faktor lumrah untuk melihat sebuah game. Untuk mengetahuinya, yuk mari kehalaman berikutnya.

TAGS

Jika ingin mengirim artikel, kerjasama event dan memasang Iklan (adverstisement) bisa melalui email redaksi[at]kotakgame.com atau Hotline (021) 93027183
rekomendasi terbaru



Most Popular Previews
Belum ada Preview